Advertorial

Transfer Antarbank Cuma Rp 2.500, Livin' by Mandiri Tambahkan Fitur BI Fast

Kompas.com - 27/12/2021, 21:53 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Bank Mandiri mendukung penuh sistem transfer dana antarbank secara real time dengan biaya Rp 2.500 atau Bank Indonesia Fast Payment (BI Fast).

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui upaya Bank Mandiri dalam melengkapi aplikasi Livin’ by Mandiri dengan fitur BI Fast yang dapat dinikmati nasabah mulai Selasa (28/12/2021).

Direktur Informasi dan Teknologi Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan, penambahan fitur BI Fast dalam aplikasi Livin’ by Mandiri sejalan dengan keinginan Bank Mandiri untuk memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

“Melalui fitur BI Fast, charge transfer antarbank hanya Rp 2.500, real time, dan limitnya juga hingga Rp 250 juta. Melalui aplikasi Livin’, nasabah juga bisa mendaftarkan alamat surat elektronik dan nomor ponsel sebagai tujuan transfer,” papar pria yang akrab disapa Tim ini dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (27/12/2021).

Tak hanya itu, lanjutnya, nasabah juga bisa melakukan transfer ke sesama rekening mandiri menggunakan alamat surat elektronik dan nomor ponsel tersebut. Seluruh transaksi sesama rekening ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Untuk diketahui, Livin’ by Mandiri merupakan financial super app besutan Bank Mandiri yang menawarkan berbagai kemudahan kepada pengguna.

Berbagai kemudahan tersebut di antaranya pengalaman perbankan yang lengkap dan bisa dinikmati layaknya memiliki kantor cabang di genggaman, layanan keuangan yang terintegrasi dalam satu aplikasi, serta platform yang bisa mengintegrasikan berbagai ekosistem digital favorit nasabah.

Ia menilai, fitur Transfer di Livin’ by Mandiri akan semakin disukai nasabah setelah kehadiran fitur BI Fast.

“Bayar apa saja bisa, ambil uang cash jadi mudah, melihat saldo dan top up berbagai e-wallet tidak repot, serta transfer jadi murah, cepat, dan praktis. Livin’ by Mandiri selalu kami kembangkan dengan fokus untuk memenuhi kebutuhan nasabah,” papar Tim.

Dengan fitur yang kian lengkap dan tampilan yang interaktif, tidak heran apabila Livin’ by Mandiri sudah diunduh oleh lebih dari 5 juta pengguna hanya dalam waktu kurang dari dua bulan sejak diluncurkan pada Oktober 2021.

Kini, total pengguna Livin’ by Mandiri sudah menembus angka 9,4 juta. Jumlah transaksi aplikasi ini pun telah mencapai 1,2 miliar transaksi dengan total nilai transaksi Rp 1,500 triliun atau tumbuh 62 persen dari periode yang sama pada 2020.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran BI Fast. Kami pun bangga bisa menjadi bagian dari pelopor dalam implementasi inisiatif tersebut melalui super app kami, khususnya untuk nasabah di segmen retail. Di sisi wholesale, kami juga menyediakan layanan ini di Kopra by Mandiri untuk cash management dan corporate payable,” tutur Tim.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada momentum peluncuran BI Fast mengungkapkan bahwa kehadiran BI Fast diharapkan dapat mempercepat digitalisasi ekonomi keuangan nasional, integrasi ekosistem industri sistem pembayaran secara end-to-end dari perbankan digital, fintech, e-commerce, dan konsumen.

Dengan demikian, BI Fast dapat menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau