Advertorial

Bupati Sleman Resmikan Fasilitas WiFi Gratis di 435 Padukuhan

Kompas.com - 30/12/2021, 14:45 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mengebut pemasangan perangkat wireless fidelity (WiFi) gratis bagi masyarakat di tiap padukuhan.

Sampai akhir 2021, fasilitas tersebut sudah terpasang di 435 padukuhan. Sebagai informasi, Diskominfo Kabupaten Sleman menargetkan WiFi terpasang di 1.212 padukuhan.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, pihaknya menargetkan seluruh padukuhan di Bumi Sembada sudah memiliki akses WiFi gratis pada akhir 2022.

Sri berharap kehadiran WiFi gratis tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sleman, mulai dari perekonomian, pendidikan, pariwisata, kesehatan, hingga kesejahteraan.

“Pemasangan WiFi gratis di tiap padukuhan merupakan program prioritas dan masuk dalam program visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Sleman,” ujar Sri melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (30/12/2021).

Selain itu, lanjut Sri, WiFi gratis juga bisa digunakan masyarakat untuk mengakses beragam informasi dengan lebih cepat.

“Misalnya, untuk mengakses informasi seputar Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2022 yang mana Kabupaten Sleman bakal menjadi tuan rumah. Kehadiran WiFi gratis ini tidak hanya memperbaiki ekonomi, tetapi juga bisa untuk menambah pengetahuan. Terlebih, buat masyarakat yang ingin tahu segala hal untuk menambah literasinya," kata Sri.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Sleman Eka Suryo Prihantoro mengatakan, fasilitas WiFi gratis di berbagai padukuhan tersebut dipasang dengan dua konsep. Konsep tersebut adalah berlangganan provider menggunakan fiber optic (FO) dan membangun menara mandiri.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tower WiFi dibangun di wilayah perbukitan yang sulit dijangkau provider internet. Salah satunya, berdekatan dengan lokasi calon destinasi wisata di daerah Sumberwatu, Prambanan.

“Kecepatan WiFi tersebut mencapai 30 megabit per second (Mbps) dedicated dan dapat menampung sekitar 50 perangkat dengan jangkauan area atau coverage sekitar 30 meter,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Dukuh Sumberwatu, Kelurahan Sambirejo, Teguh Widodo mengatakan, selama ini warga di wilayahnya kerap kesulitan untuk mengakses internet

Berkat pemasangan WiFi gratis dari Diskominfo Sleman, masalah tersebut bisa teratasi.

“Akses internet saat ini sudah lancar. Warga menggunakan WiFi gratis untuk kegiatan belajar anak-anak dan meningkatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Jadi, WiFi gratis ini sangat membantu sekali," katanya.

Sebagai informasi, WiFi gratis di Sumberwatu dipasang di calon destinasi wisata.

Selain pemasangan WiFi, Pemkab Sleman juga telah membangun embung di atas lahan seluas 8 hektare di wilayah Sumberwatu. Ke depan, Pemkab Sleman akan membangun balai padukuhan, kolam renang, camping ground, dan rute atraksi jip wisata.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau