Advertorial

Terus Akselerasi Kinerja, Bisnis Wealth Management BRI Tumbuh 9,2 Persen secara Tahunan pada 2021

Kompas.com - 07/01/2022, 10:28 WIB

KOMPAS.com – Bisnis wealth management PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan kinerja positif sepanjang 2021.

Pada akhir 2021, dana kelolaan atau asset under management (AUM) BRI meningkat signifikan sebesar 9,2 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Selain itu, pertumbuhan fee based income (FBI) investasi BRI juga meningkat hingga 45,5 persen yoy dan 23,7 persen yoy untuk FBI bancassurance. Secara keseluruhan, FBI BRI meningkat sebesar 27,3 persen yoy.

Adapun sebagai mitra distribusi, total penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel BRI pada primary market juga meningkat sebesar 21 persen yoy dengan market share penjualan mencapai 11,23 persen.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, BRI telah menyiapkan strategi untuk memperkuat edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat melalui program Headline Wealth Management for All.

“BRI senantiasa menawarkan instrumen produk dengan risiko yang aman. Di sini, kami memproteksi kegiatan investasi lewat kerja sama dengan berbagai pihak, seperti manajer investasi, asuradur, serta sekuritas yang tepercaya dan berpengalaman,” ujar Handayani dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (6/1/2022).

Dalam mengoptimalisasi sinergi di BRI Group, tambah Handayani, perseroan terus melakukan kolaborasi dengan anak perusahaan terkait layanan wealth management.

Salah satunya melalui penambahan produk investasi serta produk bancassurance BRI di sepanjang 2021.

Upaya tersebut akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen BRI dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat ataupun nasabah.

“(Upaya tersebut juga) sesuai moto yang diusung BRI, yakni ‘Memberi Makna untuk Indonesia’. Perusahaan optimistis bisnis wealth management memiliki prospek cerah dan akan terus tumbuh di masa depan. Ini juga bentuk komitmen kami sebagai mitra tepercaya dalam menghadapi iklim investasi dan proteksi di era yang baru,” jelas Handayani.

Saat ini, total outlet layanan nasabah prima BRI mencapai 175 unit. Jumlah tersebut terdiri dari satu Signature Private BRI Outlet, 31 sentra layanan BRI Prioritas, dan 143 priority lounge yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, BRI juga memiliki 114 kantor cabang yang mempunyai izin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BRI juga turut serta dalam meningkatkan kapabilitas karyawannya melalui akselerasi sertifikasi bidang pengelolaan keuangan secara masif. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan layanan financial advisory BRI kepada nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia.

Lewat kinerja bisnis wealth management yang cemerlang selama 2021, BRI pun berhasil mendapat tiga penghargaan dari Asiamoney, yakni Best Domestic Private Bank, Best for HNW, dan Best for Asset Transition/Succession Planning.

Tak hanya itu, BRI juga berhasil meraih tiga penghargaan internasional pada tahun yang sama, yakni Best Private Bank for HNWIs Indonesia dari The Asset Triple A dalam Private Capital Award 2021, Rank 1 Best Retail Finance Service dari The Asian Banker dan Best Bank for Priority Banking dari Global Private Banking.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau