Advertorial

Rajin Berinovasi di Bidang Digital Banking, BRI Kantongi Berbagai Penghargaan

Kompas.com - 14/01/2022, 09:50 WIB
Direktur Digital dan Informasi Teknologi BRI Indra Utoyo mengatakan, berbagai strategi dilakukan BRI melalui kombinasi dua pendekatan, yakni bimodal untuk mengembangkan core product banking serta strategi eksplorasi untuk menjangkau segmen baru.
Dok. BRIDirektur Digital dan Informasi Teknologi BRI Indra Utoyo mengatakan, berbagai strategi dilakukan BRI melalui kombinasi dua pendekatan, yakni bimodal untuk mengembangkan core product banking serta strategi eksplorasi untuk menjangkau segmen baru.

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat posisinya pada bidang digital banking di Indonesia.

Hal itu dibuktikan oleh sejumlah penghargaan yang diperoleh BRI berkat inovasi-inovasi baru. Apresiasi tersebut membuktikan bahwa BRI konsisten menjalankan visinya sebagai The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion.

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo mengatakan, transformasi digital BRI telah berlangsung sejak 2017.

“Strategi dilakukan melalui kombinasi dua pendekatan, yakni bimodal untuk mengembangkan core product banking serta strategi eksplorasi untuk menjangkau segmen baru,” ujar Indra dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (12/1/2022).

Sepanjang 2021, BRI telah mencatatkan berbagai prestasi. Pada Januari 2021, BRI dinobatkan sebagai Model Bank for Financial Inclusion oleh Celent atas berbagai inovasi inklusi keuangan di Indonesia.

Untuk diketahui, Celent merupakan lembaga riset dan firma advisory yang berfokus pada teknologi institusi finansial secara global.

Tak hanya itu, aplikasi digital banking BRI, BRImo, juga mendapatkan peringkat I dalam event Infobank 4th Satisfaction Loyalty Engagement Awards 2021.

“BRI pada Maret 2021 juga memenangkan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 untuk produk tabungan hingga BRImo,” terang Indra.

Indra menambahkan, BRI dinobatkan sebagai Best of the Best Innovation Company dari iNews Maker Awards pada April 2021.

Selain itu, terdapat dua kategori yang dimenangkan oleh BRI pada Mei 2021. Pertama, Digital CX Award 2021 dari The Digital Banker yang merupakan media global sekaligus lembaga riset global di sektor keuangan.

“Kedua, Ceria sebagai Best Fintech CX for Consumer Lender dan BRIBRAIN sebagai Best Use of Data and Analytics for CX,” kata Indra.

Selanjutnya, imbuh Indra, produk kredit usaha rakyat (KUR) digital BRI juga memenangkan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2021 untuk kategori Produk dan Model Bisnis.

Deretan prestasi tak hanya ditorehkan oleh perseroan semata. Sumber daya manusia (SDM) sebagai insan BRI juga berhasil mencatatkan tinta emas. Salah satunya, Indra Utoyo yang dinobatkan sebagai CIO of the Year oleh IDC Future Enterprise Awards pada Januari 2022.

Pencapaian-pencapaian tersebut semakin mendorong BRI untuk mengembangkan produk-produk digital baru.

Deretan inovasi dan apresiasi tersebut menjadi bukti konsistensi BRI dalam menjalankan visinya sebagai ?The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion?.Dok. BRI Deretan inovasi dan apresiasi tersebut menjadi bukti konsistensi BRI dalam menjalankan visinya sebagai ?The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion?.

Deretan inovasi digital BRI

Sebagai informasi, sejumlah inovasi berhasil diciptakan BRI sepanjang 2021. Pada September 2021, BRI meluncurkan platform solusi supply chain untuk ekosistem tebu dan gula melalui piloting kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI, yakni TebuChain.

Pada November 2021, BRI meluncurkan BRIBRAIN Webview, yakni tools berbasis artificial intelligence dan machine learning (AI/ML).

Tools tersebut diklaim BRI dapat membantu tenaga pemasar dalam mengakuisisi nasabah melalui recommender system. Dalam pelaksanaannya, sarana ini terintegrasi dengan tenaga pemasar, seperti BRISPOT.

Pada penghujung 2021, BRI juga menyelenggarakan BRIAPI Awards 2021 untuk mengapresiasi tenaga pemasar dan mitra BRIAPI.

BRIAPI sendiri telah berhasil mencatatkan sales volume mencapai Rp 174,5 triliun atau bertumbuh 305,8 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, triple digit growth juga dicapai oleh BRIAPI dalam jumlah transaksi dan fee-based income (FBI).

Hingga kuartal IV 2021, setidaknya terdapat lebih dari 226 juta transaksi melalui BRIAPI.

Angka tersebut melonjak 156,8 persen dari periode sama pada 2020 dan menghasilkan FBI mencapai Rp 45,6 miliar.

Selain itu, BRI juga meluncurkan SenyuM Mobile 2.0 yang merupakan aplikasi cross-selling untuk tenaga pemasar holding ultramikro (UMi) antara BRI, PT Permodalan Nasional Madani, dan Pegadaian.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.