Advertorial

LSP ESDM Gelar RCC Asesor Kompetensi untuk Tingkatkan Mutu SDM

Kompas.com - 09/02/2022, 20:10 WIB

KOMPAS.com - Kebutuhan industri dari berbagai sektor di kancah nasional maupun internasional terhadap sumber daya manusia (SDM) yang kompeten terus meningkat. Karenanya, dibutuhkan pendidikan dan pelatihan kerja untuk mendongkrak mutu SDM.

Untuk mengimplementasikan hal tersebut, industri memerlukan asesor kompetensi (workplace assessors) untuk proses penilaian dan pelaksanaan uji kompetensi SDM.

Dengan kompetensi dan kewenangan yang dimiliki, seorang asesor dapat memberikan rekomendasi pada pelaku usaha dalam menentukan SDM yang kompeten sesuai standar industri.

Sebagai informasi, asesor juga dituntut mampu membimbing dan mengarahkan peserta uji untuk dapat memaksimalkan kemampuan yang dimiliki agar sesuai dengan kriteria yang dipersyaratkan. Oleh karena itu, asesor yang andal, qualified, dan certified jadi kunci penting

Dalam rangka penguatan kelembagaan, pemberdayaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta menjamin terlaksananya penilaian yang kompeten dan kredibel, LSP Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar kegiatan Recognition Current Competency (RCC) Asesor Kompetensi.

Untuk diketahui, LSP ESDM merupakan unit kerja Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi dan Mineral Batubara (PPSDM Geominerba).

RCC Asesor Kompetensi digelar pada Senin (7/2/2022) sampai Rabu (9/2/2022) di Gedung Diklat PPSDM Geominerba, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar). Kegiatan ini diikuti tujuh peserta yang merupakan asesor internal LSP ESDM.

Koordinator Perencanaan dan Standardisasi Pengembangan SDM R Yudi Pratama mengatakan, melalui RCC Asesor Kompetensi, peserta diharapkan mampu memahami kembali kebijakan sistem sertifikasi kompetensi serta merencanakan aktivitas dan proses asesmen.

“Peserta diharapkan dapat berkontribusi dalam tahap validasi asesmen, melaksanakan asesmen, dan mengases kompetensi. Dengan begitu, (kegiatan tersebut) dapat menghasilkan asesor yang kompeten dalam melaksanakan asesmen terhadap tenaga kerja, baik selama pelatihan, proses belajar, setelah lulus, maupun perekrutan tenaga kerja dalam rangka sertifikasi kompetensi,” ujar Yudi dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (9/2/2022).

Pada kegiatan tersebut, Yudi didampingi oleh Sub Koordinator Standardisasi Pengembangan SDM Leni Nurliana. Perwakilan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Heri Budi Utomo pun dihadirkan sebagai pemateri.

Yudi menjelaskan, RCC Asesor Kompetensi bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas asesor kompetensi di LSP ESDM . Dengan begitu, proses asesmen yang dilakukan akan sesuai standar demi menjamin SDM berkualitas.

“Adapun materi yang diberikan terkait kebijakan sistem sertifikasi kompetensi yang mengupas sejumlah hal, seperti merencanakan aktivitas dan proses asesmen, memberikan kontribusi dalam validasi asesmen, dan melaksanakan asesmen. Selain itu, peserta juga mengikuti uji kompetensi asesor,” kata Yudi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau