Advertorial

Pertamina Siap Berkolaborasi untuk Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

Kompas.com - 23/02/2022, 21:58 WIB

KOMPAS.com – Setelah bersinergi dengan beberapa BUMN melalui Indonesia Battery Corporation (IBC), Pertamina bersama dengan para pihak strategis yakni Gojek, Electrum, Gogoro dan Gesits siap berkolaborasi dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan isu prioritas yang dibawa Pemerintah Indonesia G20 Summit terkait transisi energi yang berkelanjutan.

Pengukuhan kolaborasi yang diselenggarakan pada Selasa (22/2/2022) turut dihadiri pula oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo beserta para Menteri, antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyambut baik kolaborasi yang dilakukan oleh Pertamina bersama mitra strategis lainnya guna mencapai target Indonesia menuju ke-emisi karbon berada di angka 29 persen pada 2030 dan masuk ke emisi nol atau net zero carbon pada 2060. 

“Pemerintah serius untuk masuk pada (babak) energi baru terbarukan, termasuk kendaraan listrik. Oleh sebab itu, saya sangat menghargai keberanian perusahan-perusahaan dari hulu sampai hilir yang mulai membangun ekosistem kendaraan listrik,” ujar Presiden dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (23/2/2022).

Menandai pengukuhan komitmen dan kolaborasi, Pertamina bersama para mitra strategis akan memperluas uji coba komersial penggunaan kendaraan listrik roda dua secara bertahap hingga ribuan unit sepanjang tahun 2022. Hasil uji coba akan dimanfaatkan antara lain sebagai landasan rencana bisnis teknologi pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai dan pembiayaan untuk memiliki kendaraan listrik.

Dalam kolaborasi uji coba, Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga selaku Subholding Commercial & Trading akan berperan menyediakan stasiun penukaran baterai motor listrik di berbagai SPBU yang tersebar di Jakarta Selatan. Hal ini didukung oleh Gogoro sebagai penyedia inovasi teknologi penukaran baterai dan motor listrik, dan Gesits yang menyediakan motor listrik beserta infrastrukturnya.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkap Pertamina sebagai pemain utama sektor energi di Indonesia ikut berkomitmen mendukung rencana pemerintah dengan berperan aktif mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik terutama dengan mengembangkan BatteryCharging Station,

“Kami akan aktif mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik. Setelah membangun 6 lokasi BatteryCharging Station, Pertamina saat ini telah resmi mengoperasikan 14 unit Battery Swapping Station dengan 212 baterai yang tersebar di 7 lokasi GES Pertamina. Kedepan, kami akan terus memperluas jaringan Battery Swapping Station di Indonesia,” ungkap Nicke.

Menurutnya, dengan bisnis model seperti ini Indonesia berpeluang untuk mengembangkan baterai motor listrik standar Indonesia. Sehingga kedepan, masyarakat akan mendapatkan kenyamanan, kemudahan serta juga selaras dengan target Indonesia.

“Setelah menyediakan Battery Charging Station untuk kendaraan listrik roda empat, Pertamina melengkapinya dengan Battery Swapping Station untuk kendaraan listrik roda dua. Hal ini dilakukan karena Pertamina memahami kebutuhan para pengendara motor listrik, yaitu kecepatan dan kemudahan. Dengan fasilitas penukaran baterai ini, pengendara dapat langsung ‘Swap and Go’,” jelas Nicke.

Sebagai tambahan informasi, Pertamina juga telah mengembangkan SPBU Green Energy Station (GES) yang telah dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. Saat ini, GES yang berjumlah 143 akan terus bertambah menjadi 1.000 GES pada tahun ini. Sehingga bukan hanya baterainya saja yang membuat lingkungan menjadi lebih hijau, tetapi sumber energi pembangkit juga harus lebih ramah lingkungan.

Berkah dari saldo MyPertamina di SPBU Green Energy Station Pertamina

Pertamina melalui aplikasi MyPertamina juga sedang mengadakan event Berkah Jutaan Saldo yang dimulai pada Selasa (22/2/2022) sampai Sabtu (31/3/2022).

Melalui event ini, Top 101 Konsumen yang melakukan transaksi tertinggi melalui aplikasi MyPertamina berkesempatan mendapatkan Saldo MyPertamina sebesar Rp250.135,- tiap pengisiannya di SPBU GES Pertamina. Untuk mengikuti program tersebut, pengguna harus memenuhi syarat dan ketentuan berikut: 

  1. Konsumen melakukan transaksi Produk Pertamina yang terdiri dari Pertamax Turbo, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite hingga Pertalite melalui MyPertamina.
  2. Selama program promo berjalan di SPBU GES, khusus untuk produk Pertalite akan mendapatkan 1 (satu) poin MyPertamina dalam pembelian setiap 1(satu) liter.
  3. Pengumuman akan dilakukan pada tanggal 10 April 2022 melalui media sosial @mypertamina dan website www.mypertamina.id
  4. Saldo MyPertamina akan ditambahkan ke aplikasi MyPertamina kepada Top 101 Konsumen terpilih sesuai dengan data diri yang telah dilengkapi dan terkonfirmasi.
  5. PT Pertamina (Persero) selaku penyelenggara program promosi, dapat melakukan pembatalan secara sepihak dengan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada konsumen, apabila dianggap ada transaksi yang dianggap tidak wajar/mencurigakan.
  6. PT Pertamina (Persero) dapat melakukan perubahan syarat ketentuan berlaku tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada konsumen.
  7. Dengan mengikuti program promosi ini, konsumen dianggap telah menyetujui seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku.

Untuk informasi lebih lanjut, pengguna dapat mengunjungi website www.mypertamina.id,media sosial @mypertamina, atau hubungi Pertamina Call Center 135.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau