Advertorial

Persaingan Masuk PTN Ketat, Berikut Kiat Raih Nilai Terbaik UTBK SBMPTN

Kompas.com - 08/03/2022, 10:42 WIB

KOMPAS.com – Bisa kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN), apalagi berstatus favorit dan diakui dunia, menjadi mimpi banyak lulusan sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia. Hal ini tak terlepas dari keuntungan yang ditawarkan selama mengenyam pendidikan di sana.

Kuliah di PTN memberikan prestise, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Ini mengingat, persaingan masuknya terbilang sengit dan melibatkan ribuan pelajar. Dari segi biaya kuliah, PTN juga cenderung terjangkau ketimbang kampus swasta.

Bukan itu saja, lulusan PTN juga dianggap lebih mudah diterima dalam dunia kerja. Pasalnya, latar belakang pendidikan masih menjadi salah satu tolok ukur dalam perekrutan karyawan.

Berdasarkan QS World University Rankings 2022, ada 13 PTN terbaik di Indonesia. Lima di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga, dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Selama ini, ada beragam cara untuk bisa menembus PTN. Salah satunya, lewat Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Namun, agar bisa mengikuti seleksi ini, calon mahasiswa harus lolos Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT).

Berdasarkan informasi resmi dari LTMPT, pelaksanaan UTBK SBMPTN akan dilakukan dalam dua gelombang, yakni pada 17-23 Mei 2022 dan 28 Mei-3 Juni 2022.

Adapun materi UTBK yang diujikan pada 2022 adalah Tes Potensial Skolastik (TPS), Bahasa Inggris, dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan kelompok ujian, yaitu sains dan teknologi (saintek), sosial dan humaniora (soshum), dan campuran. Setiap peserta UTBK hanya diperbolehkan mengikuti tes dalam satu kali kesempatan.

Untuk diketahui, nilai UTBK tak hanya bisa digunakan untuk mendaftar ke PTN lewat jalur SBMPTN, tapi juga melalui jalur Mandiri.

Buku latihan soal UTBK dari Penerbit ErlanggaDok. Penerbit Erlangga Buku latihan soal UTBK dari Penerbit Erlangga

Mengingat persaingan masuk PTN begitu ketat, kamu perlu melakukan sejumlah persiapan agar mendapatkan nilai UTBK SBMPTN terbaik. Pertama, memahami pokok bahasan dari rangkuman materi. Kedua, berlatih soal sebanyak mungkin dan disiplin.

Ketiga, sering melakukan simulasi mengerjakan soal sesuai jumlah dan waktu yang ditentukan saat UTBK. Terakhir, mengerjakan prediksi soal UTBK SBMPTN secara mandiri lewat buku-buku pengantar ujian.

Saat ini, buku-buku pengantar ujian seperti itu sudah mudah ditemukan di pasaran. Dua di antaranya Erlangga Fokus UTBK SBMPTN Kelompok Saintek dan Erlangga Fokus UTBK SBMPTN Kelompok Soshum.

Sebagai perusahaan penerbit buku pelajaran, Erlangga banyak merilis buku soal latihan khusus untuk ujian, termasuk UTBK. Khusus dua judul tersebut, buku berisi rangkuman materi, soal tipe UTBK, dan prediksi soal UTBK berdasarkan TPS dan TKA.

Agar latihan soal bisa berjalan disiplin, kamu perlu membuat jadwal belajar. Jangan lupa, tentukan target yang mesti dicapai selama berlatih untuk UTBK SBMPTN. Misalnya, dalam satu bulan, kamu harus fasih mempelajari salah satu bahasan yang akan diujikan.

Selain itu, tanamkan juga kesadaran mental bahwa segala upaya yang dilakukan jelang UTBK SBMPTN adalah demi masa depan. Dengan begitu, kamu bisa semakin termotivasi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau