Advertorial

Tokopedia dan KBRI, Resmi Bawa Brand Indonesia, Jewel Rocks ke Paris Fashion Week

Kompas.com - 10/03/2022, 18:27 WIB

KOMPAS.com – Tokopedia bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Prancis mendukung brand lokal, Jewel Rocks, ke kancah global dalam perhelatan Paris Fashion Week.

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni mengatakan, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen Tokopedia dalam memberikan panggung seluas-luasnya bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia.

“(Dengan demikian), mereka bisa terus berkembang di masa pandemi Covid-19, bahkan sampai ke kancah global,” tutur Astri dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (10/3/2022).

Hal senada juga disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar. Ia mengatakan, Prancis merupakan salah satu kiblat mode dunia. Oleh karena itu, desainer atau pekerja kreatif Indonesia perlu memanfaatkan hal tersebut untuk merambah pasar internasional. Salah satunya dengan mengikuti Paris Fashion Week.

“Dukungan bagi UMKM Indonesia tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong kemajuan ekonomi kreatif Indonesia,” jelas Oemar.

Untuk diketahui, Jewel Rocks merupakan jenama asal Bali yang memiliki produk perhiasan buatan tangan berbahan material unik.

Karena ciri khas tersebut, brand lokal ini pun terpilih menjadi salah satu peserta yang akan memamerkan koleksi autumn/winter 2022 di Paris Fashion Week Showroom dalam program Indonesian Designers in Paris by L’Adresse Paris Agency. Pameran ini berlangsung di Palais Brongniart, Paris, Jumat (4/3/2022) sampai Senin (7/3/2022).

Jewel Rocks sendiri mulai berdiri pada 2006. Sang pemilik, Imelda Widjaja, bercerita bahwa awal mula ia mendirikan usaha tersebut terinspirasi dari hobi mengumpulkan perhiasan sebagai cendera mata setiap bepergian.

“Saya pun akhirnya mendapatkan ide untuk membuat perhiasan modern yang bisa menjadi memori atau oleh-oleh tanpa meninggalkan tradisi, mulai dari teknik maupun tema,” ceritanya.

Dalam menjalankan usaha, Imelda menggandeng sejumlah pihak, mulai dari perajin perak, resin, manik kaca, hingga pembuat warna natural yang tersebar di Bali, Jawa Timur, dan Bandung, Jawa Barat. 

Siapa sangka, berkat ketekunan Imelda, bisnis yang dimulai dengan modal Rp 500.000 kini berkembang dan memiliki sepuluh karyawan. Sebagian karyawan Jewel Rocks adalah ibu rumah tangga.

Imelda mengatakan, pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangatnya dalam berbisnis. Meski di masa sulit, bisnisnya terbantu dan tetap tumbuh berkat platform digital.

“Selama pandemi, platform digital seperti Tokopedia sangat membantu bisnis kami. Bahkan, omzet kami pada 2021 meningkat tiga kali lipat jika dibandingkan 2020,” jelas Imelda.

Untuk perhelatan Paris Fashion Week, Imelda telah menyiapkan sepuluh desain baru yang belum diluncurkan di Indonesia. Selain itu, ia juga memamerkan koleksi favorit pelanggan dari Jewel Rocks.

“Harapannya, saya bisa membawa nama Indonesia melalui ajang ini sehingga pembeli di kancah internasional bisa melirik potensi usaha lokal yang semakin banyak dan berkualitas,” tutur Imelda.

Saksikan perjalanan Jewel Rocks di Paris Fashion Week melalui video perjalanan mereka di tautan ini

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau