Advertorial

Polres Kabupaten Kediri Salurkan BT-PKLWN dan Gelar Vaksinasi Massal untuk Warga

Kompas.com - 22/03/2022, 18:17 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah kembali mengucurkan Bantuan Tunai bagi Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (BT-PKLWN). Bantuan tersebut disalurkan melalui TNI dan Polri di setiap kabupaten/kota.

Untuk Kabupaten Kediri, Jawa Timur, sebanyak 6.000 warga akan menerima bantuan sebesar Rp 600.000 per orang. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di Mapolres Kediri sejak Senin (21/3/2022). 

"Polres Kabupaten Kediri turut serta dalam pemulihan ekonomi nasional dengan memberi bantuan tunai Rp 600.000 kepada 6.000 penerima manfaat. Bagi saya, upaya Polres Kediri sangat luar biasa dan patut diapresiasi," ujar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa (22/3/2022).

Selain menyalurkan bantuan, Polres Kediri juga menggelar vaksinasi Covid-19 massal. Para penerima manfaat dapat menerima vaksin di Mapolres Kediri, baik vaksin dosis pertama, kedua, maupun booster.

"Kapolres juga mengupayakan warga untuk taat protokol kesehatan (prokes). Semua warga yang akan menerima bantuan harus sudah melengkapi kewajiban vaksin hingga dosis terakhir," ujar Hanindhito.

Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan bahwa inovasi vaksinasi massal digelar untuk membantu percepatan capaian vaksinasi di Kabupaten Kediri.

"Sekali bekerja, dua kegiatan bisa terlaksana. Kami mengoordinasi warga yang mengambil bantuan di tempat untuk dicek terlebih dahulu, apakah sudah menuntaskan kewajiban vaksin atau belum.  Apabila belum, kami siapkan vaksinasi di sini sekaligus membagikan masker," ujar Agung.

Agung menambahkan, penyaluran bantuan kepada 6.000 penerima manfaat dilakukan secara bertahap untuk meminimalisasi kerumunan.

Adapun besaran bantuan senilai Rp 600.000 akan diberikan untuk masing-masing penerima manfaat tanpa potongan.

"Kami berupaya memaksimalkan bantuan ini secara transparan tanpa ada potongan agar tepat sasaran. Dengan demikian, (bantuan yang diberikan) dapat meringankan beban para penerima manfaat," ujar Agung.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau