Advertorial

Bersama Holding UMi, PNM Dorong Penciptaan Inklusi Keuangan lewat Kultur Brigade Madani

Kompas.com - 24/03/2022, 20:29 WIB

KOMPAS.com PT Permodalan Nasional Madani (PNM) secara konsisten menyalurkan pembiayaan dan pengembangan kapasitas usaha para nasabahnya di seluruh Indonesia.

PNM memiliki visi untuk memeratakan akses, menyalurkan pembiayaan dan memberdayakan nasabah, serta menciptakan inklusi keuangan.

Perseroan pun bersinergi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Pegadaian melalui holding ultra mikro (UMi). Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan perluasan jaringan dan layanan yang lebih komprehensif untuk masyarakat.

Untuk itu, ketiga perusahaan tersebut melakukan kegiatan roadshow bertajuk “Internalisasi dan Sosialisasi Kultur Brigade Madani” di Royal Ambarrukmo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (22/3/2022).

Sebagai informasi, Brigade Madani merupakan akronim dari BRI, Pegadaian (Gade), dan Madani. Kultur ini merupakan wujud dari kolaborasi ketiga perusahaan yang menjadi salah satu strategi untuk mencapai pemerataan akses pembiayaan, pemberdayaan, dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Roadshow tersebut dihadiri oleh Direktur Bisnis PT PNM Tjatur H Priyono, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari, serta Direktur Jaringan dan Penjualan PT Pegadaian Damar Latri Setiawan.

Sosialisasi kultur Brigade Madani menghadirkan layanan unit kerja (uker) Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum). Layanan ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) serta UMi agar lebih berkembang.

Tjatur H Priyono mengatakan, PNM merupakan perusahaan yang paling muda di antara perusahaan lain yang terlibat dalam holding UMi.

“Proses penyaluran pembiayaan, pemberdayaan, dan pengembangan kapasitas usaha yang PNM salurkan selama ini akan makin optimal dengan efisiensi proses bisnis serta jangkauan layanan yang semakin lengkap melalui uker Senyum,” ujar Tjatur dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (24/3/2022).

Untuk diketahui, uker Senyum merupakan unit kerja holding UMi yang menyediakan layanan dengan konsep co-location untuk mengakses layanan ekosistem UMi.

Rangkaian kegiatan internalisasi dan sosialisasi kultur Brigade Madani, kata Tjatur, bertujuan untuk menyelaraskan budaya dan entitas ketiga perusahaan. Hal ini dilakukan agar proses kolaborasi dapat lebih optimal.

Sementara itu, Damar Latri Setiawan mengatakan, ketiga perusahaan menginginkan kolaborasi yang dilakukan terus menjadi besar. Hal ini perlu dilakukan agar proses bisnis yang tercipta dapat makin efisien.

Holding UMi tentunya menjadi manfaat bagi masyarakat Indonesia. Sebanyak 1.000 lokasi uker Senyum bisa digunakan bersama-sama karena adanya kolaborasi ketiga entitas yang tergabung,” tutur Damar.

Sebagai informasi, hingga Selasa (22/3/2022), PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 117,69 triliun kepada 11,5 juta nasabah PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Saat ini, PNM memiliki 3.673 kantor layanan yang melayani UMK di 34 provinsi, 422 kabupaten/kota, dan 5.640 kecamatan di seluruh Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau