Advertorial

PNM Berikan Pelatihan Literasi Keuangan kepada 23.000 Nasabah PNM Mekaar Medan

Kompas.com - 20/04/2022, 16:30 WIB

KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Pegadaian menyelenggarakan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berupa pelatihan literasi keuangan di Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (19/4/2022). 

Pelatihan tersebut diikuti 23.000 nasabah PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan dilaksanakan serentak di 62 kota di Indonesia secara hibrida.

Penyelenggaraan PKU merupakan bukti komitmen PNM dalam membangun hubungan emosional dan memberikan pendampingan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Hal tersebut dilakukan supaya nasabah PNM Mekaar, khususnya di Kota Medan, mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak pada kemajuan usaha mereka.

Pada pelatihan literasi keuangan, PNM memberikan materi terkait pengelolaan keuangan dan product knowledge perbankan, khususnya tabungan. Pasalnya, literasi keuangan merupakan pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh pelaku usaha supaya dapat terhindar dari masalah keuangan.

PNM bersama BRI dan Pegadaian menyelenggarakan PKU. DOK. PNM PNM bersama BRI dan Pegadaian menyelenggarakan PKU.

Untuk diketahui, pelatihan literasi keuangan menjadi salah satu modal intelektual yang diberikan oleh PNM bagi nasabah. Guna mendukung pertumbuhan segmen ultramikro dan UMKM, PNM memberikan tiga modal, yaitu finansial, intelektual, dan sosial.

Modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif. Selanjutnya, modal intelektual melalui pendampingan, seperti pelatihan serta berbagi info dan pengalaman.

Sementara, untuk modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah.

Pada kesempatan sama, BRI memfasilitasi pembukaan rekening tabungan Simpanan Masyarakat Pedesaan (Simpedes) Ultra Mikro (UMi) kepada 23.000 nasabah PNM Mekaar yang hadir.

Simpedes UMi memiliki berbagai fasilitas dan layanan yang dapat memberikan pengalaman baru bagi nasabah Mekaar.

Perwakilan PNM bersama BRI dan Pegadaian bersama peserta PKU. DOK. PNM Perwakilan PNM bersama BRI dan Pegadaian bersama peserta PKU.

Dengan mengoptimalkan produk pembiayaan PNM Mekaar, fasilitas rekening tabungan Simpedes UMi, serta pemberian literasi keuangan, nasabah PNM Mekaar diharapkan mampu meningkatkan usahanya secara lebih luas dan terukur.

Sebagai informasi, hingga Selasa, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 123,02 triliun kepada 11,8 juta nasabah PNM Mekaar.

Saat ini, PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMKM di 34 provinsi, 443 kabupaten dan kota, serta 5.006 kecamatan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau