Advertorial

8 Kiat Jitu yang Wajib Dilakukan agar HP Tidak Cepat Rusak

Kompas.com - 21/04/2022, 16:52 WIB

KOMPAS.com - Perangkat handphone atau HP kini telah menjelma menjadi kebutuhan bagi masyarakat modern. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak sekolah dasar (SD) kini juga mulai memerlukan HP untuk mendukung aktivitas belajar.

Oleh karena itu, Anda harus cermat memilih HP agar spesifikasinya dapat mendukung aktivitas sehari-hari.

Saat ini, Anda tak harus menyiapkan uang tunai dalam jumlah besar bila ingin memiliki HP baru. Pasalnya, Anda bisa memanfaatkan fitur Traveloka PayLater untuk membeli HP dengan sistem cicilan tanpa uang muka. Cicilan HP Traveloka terbilang ringan karena terdapat opsi tenor hingga 12 bulan.

Cara memanfaatkan Traveloka PayLater untuk beli HP pun sangat mudah. Anda tinggal memilih HP yang dibutuhkan di e-commerce terkemuka Tanah Air, seperti Shopee, Lazada, dan Blibli. Kemudian, pilih opsi pembayaran kredit, lalu pilih Traveloka PayLater.

Hanya dengan mengikuti langkah-langkah praktis tersebut, Anda bisa segera mendapatkan HP baru untuk mendukung pekerjaan, bisnis, atau kegiatan sehari-hari.

Jika sudah memiliki HP baru, rawatlah dengan baik agar awet. Ikuti beberapa kiat jitu ini agar HP kesayangan tidak cepat rusak.

  1. Lindungi HP dengan jenis casing yang tepat

Penggunaan casing adalah salah satu cara paling efektif mencegah kerusakan HP. Jadi, segera beli casing ketika sudah memiliki HP baru.

Namun, jangan asal pilih casing. Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli casing HP.

Pertama, pilih casing HP yang tidak hanya memberikan fungsi estetik, tetapi juga efektif melindungi bodi HP secara keseluruhan. Usahakan memilih casing yang bentuknya kokoh dan tahan terhadap benturan, goresan, serta gesekan sehingga HP selalu aman.

Kedua, bersihkan casing HP secara rutin agar debu, bakteri penyebab penyakit, dan kotoran tidak menumpuk. Anda dapat menggunakan kapas yang dibasahi dengan sedikit alkohol untuk membersihkan HP dan casing-nya.

Ketiga, gantilah casing secara rutin, terutama bila sudah berubah bentuk, pecah, atau mulai rusak karena sudah terlalu lama digunakan.

  1. Letakkan HP di tempat aman

Banyak orang terkadang lalai menjaga HP sehingga mudah mengalami berbagai kerusakan, mulai dari bodi tergores, layar mati, hingga tombol tidak berfungsi normal.

Sebenarnya, masalah-masalah tersebut dapat dicegah dengan meletakkan HP di tempat yang aman.

Hindari kebiasaan melempar HP atau meletakkan HP di tempat kasar. Jangan pula membawa HP saat ke kamar mandi untuk mencegah risiko HP terkena air.

Selain itu, letakkan HP di tempat yang datar secara perlahan-lahan setelah menggunakannya.

  1. Hentikan penggunaan HP saat charging

Usahakan untuk tidak menggunakan HP terus-menerus sambil melakukan charging. Sebab, hal ini bisa menyebabkan HP mengalami overheat.

Tunggu proses charging HP benar-benar selesai sebelum Anda menggunakannya kembali.

  1. Gunakan charger orisinal

Salah satu penyebab kerusakan HP yang dialami banyak orang adalah penggunaan charger palsu. Sebab, charger palsu biasanya menghasilkan tegangan listrik yang tidak sesuai dengan kebutuhan HP.

Tegangan listrik yang terlalu rendah bisa menyebabkan baterai HP tidak terisi maksimal. Sementara, tegangan listrik yang terlalu tinggi rentan menyebabkan HP overheat.

Jadi, sebaiknya gunakan charger orisinal bawaan HP ketika melakukan proses charging. Jika kabel charger rusak, Anda juga harus menggantinya dengan kabel USB berkualitas untuk menunjang keamanan proses charging.

  1. Hapus aplikasi yang tidak digunakan

Kiat lain yang bermanfaat untuk menjaga keawetan HP adalah menghapus aplikasi yang tidak digunakan.

Jumlah aplikasi HP yang terlalu banyak dapat membebani komponen random access memory (RAM) sehingga kinerja HP melambat, bahkan tidak dapat digunakan sama sekali (lack).

Karenanya, hapus aplikasi yang tidak digunakan agar ruang penyimpanan HP tetap besar. Dengan begitu, Anda tetap bisa melakukan berbagai aktivitas mobile secara leluasa.

  1. Hindari penggunaan aplikasi yang tidak jelas reputasinya

Ada banyak aplikasi yang dapat Anda unduh dan install di HP, mulai dari aplikasi untuk pekerjaan hingga game. Kendati demikian, bukan berarti Anda bebas mengunduh aplikasi apa pun di HP.

Anda tetap harus berhati-hati dalam menginstal aplikasi. Sebaiknya, pilihlah aplikasi bereputasi baik yang sudah digunakan banyak pengguna lainnya.

Hindari mengunduh aplikasi yang ratingnya rendah dan banyak menerima ulasan negatif. Sebab, hal ini menunjukkan bahwa kualitas aplikasi tersebut di bawah rata-rata.

Jangan sampai Anda menggunakan sembarang aplikasi hingga menyebabkan HP terserang malware berbahaya.

  1. Update software secara rutin

Fasilitas update software yang diberikan pengembang sistem operasi HP tentu tak boleh dilewatkan begitu saja.

Pasalnya, fasilitas tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung kinerja HP secara keseluruhan.

Pastikan kapasitas memori internal HP Anda masih memadai untuk melakukan update software secara rutin. Dengan demikian, sistem operasi HP Anda tak akan tertinggal dibandingkan HP keluaran terbaru.

  1. Jauhkan HP dari perangkat elektronik lain

Saat ini, banyak orang belum menyadari kalau meletakkan HP di dekat perangkat elektronik lain, seperti televisi, kulkas, dan microwave, tergolong berbahaya. Hal ini karena medan magnet yang dipancarkan perangkat elektronik lain berisiko menyebabkan kerusakan pada hardware HP.

Oleh karena itu, Anda harus lebih cermat dalam meletakkan HP agar seluruh komponennya selalu awet.

HP yang terawat akan selalu mulus dan memiliki performa prima. Dengan begitu, harga jual kembali HP tetap relatif tinggi meskipun dalam kondisi second.

Yuk, rawat HP baru dengan cara yang tepat mulai dari sekarang!

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau