Advertorial

Mudik Aman Mudik Sehat BUMN 2022, Taspen Sediakan 12 Unit Bus bagi 480 Pemudik

Kompas.com - 27/04/2022, 19:50 WIB

KOMPAS.com – PT Taspen (Persero) turut berkontribusi dalam penyelenggaraan program Mudik Aman Mudik Sehat BUMN 2022. Kegiatan ini digelar oleh perusahaan-perusahaan di bawah naungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kick-off program Mudik Aman Mudik Sehat BUMN 2022 dilaksanakan di Area Plaza Barat Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (27/4/2022).

Untuk menyukseskan program tersebut, PT Taspen menyediakan 12 unit bus untuk mengangkut 480 pemudik secara gratis dengan tujuan ke Yogyakarta, Surabaya, Purwokerto, Madiun, Semarang, dan Sragen.

Adapun peluncuran program Mudik Aman Mudik Sehat BUMN 2022 dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir bersama jajaran direksi BUMN, salah satunya Direktur Operasional Taspen Ariyandi.

Erick Thohir mengatakan, pejabat publik di lingkungan Kementerian BUMN harus bisa melayani masyarakat dengan baik. Salah satu perwujudannya adalah dengan menggelar program mudik gratis.

“Kami berharap, kegiatan mudik bersama BUMN 2022 berlangsung dengan baik, aman, dan aman. Saya berpesan kepada pengemudi untuk menjaga keamanan selama perjalanan mudik,” ujar Erick dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (27/4/2022).

-Dok. Humas Taspen -

Usai peluncuran program Mudik Aman Mudik Sehat BUMN 2022, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kantor Pusat Taspen, Cempaka Putih, Jakarta. Dalam kegiatan ini, Taspen menyediakan fasilitas kendaraan yang nyaman dan aman untuk masyarakat yang hendak pulang kampung.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Board of Director (BOD) Taspen Group, Kepala Unit Kerja Taspen, serta perwakilan pemudik.

Direktur Taspen A N S Kosasih mengatakan, program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022 menjamin kegiatan mudik gratis berlangsung aman, bertanggung jawab, dan sehat.

“Aman karena program ini akan mengalihkan puluhan ribu kendaraan, terutama sepeda motor, dari jalan raya ke moda transportasi bus yang lebih terkoordinasi,” jelas Kosasih.

Sementara untuk aspek kesehatan, Taspen mensyaratkan peserta mudik dan pengemudi bus telah divaksinasi Covid-19 dosis 1, 2, dan booster.

“Untuk mengikuti program mudik gratis, pemudik dan pengemudi bus harus sudah divaksinasi Covid-19 secara lengkap. Protokol kesehatan (prokes) ketat tetap diberlakukan selama perjalanan untuk memastikan pemudik pulang dalam keadaan sehat dan tidak menularkan virus ke kampung halaman,” terangnya.

Salah satu perwakilan pemudik bersyukur dapat mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Taspen.

“Terima kasih kepada Taspen. Sudah dua tahun enggakbisa pulang kampung. Alhamdulillah, sekarang bisa difasilitasi. Saya juga sudah melihat bus untukmudik yang diparkirkan di halaman kantor Taspen. Semuanya bersih dan nyaman,” ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau