Advertorial

Sukseskan Mudik Aman Mudik Sehat BUMN 2022, PNM Berangkatkan 250 Pemudik

Kompas.com - 28/04/2022, 16:57 WIB

KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali berkolaborasi dengan Jasa Raharja dalam gelaran “Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022” untuk karyawan dan nasabah PNM, serta masyarakat umum secara gratis.

Adapun keberangkatan pemudik dilaksanakan secara serentak di Gelora Bung Karno (GBK) dan Menara PNM, Jakarta, Kamis (27/4/2022).

Seremoni pelepasan pemudik di GBK dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Direktur Utama PNM Arief Mulyadi. Sementara, pelepasan di Menara PNM dihadiri oleh Direktur Operasional PNM Sunar Basuki.

Arief mengatakan, PNM bersama instansi BUMN lainnya berkomitmen untuk menggelar mudik bersama setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ia melanjutkan, pihaknya bekerja keras membantu peserta mudik, mulai dari pendaftaran, verifikasi, hingga keberangkatan, agar pemudik bisa sampai ke kampung halaman.

“(Kegiatan mudik bersama) diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya nasabah PNM yang ingin pulang kampung untuk bersilaturahmi bersama keluarga, tetapi terkendala biaya” ujar Arief dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Kamis (28/4/2022).

Peserta mudik diberangkatkan menggunakan lima bus ke beberapa kota tujuan di Pulau Jawa, yakni Cirebon, Yogyakarta, Kudus, Solo, dan Surabaya.

Selain menyediakan bus yang layak dan nyaman, seluruh peserta Mudik Bareng PNM juga mendapatkan berbagai fasilitas secara gratis, seperti asuransi, kaus, konsumsi buka puasa, serta Covid-19 kit.

Sebagai informasi, hingga Kamis, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 124 triliun kepada 11,7 juta nasabah PNM Membina Ekonomi Sejahtera (Mekaar).

Saat ini, PNM memiliki 3.673 kantor layanan yang melayani usaha mikro dan kecil (UMK) di 34 provinsi, 443 kabupaten/kota, dan 5.006 kecamatan di seluruh Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau