Advertorial

Tinjau Posko Adem di Bandung dan Solo, Menparekraf Apresiasi Enesis Group

Kompas.com - 12/05/2022, 11:17 WIB

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau Posko Adem Mudik Aman dan Sehat #diindonesiaaja bersama Enesis Group di Rest Area Kilometer (Km) 88A, Tol Cipularang, Purwakarta, Jawa Barat, secara virtual, Minggu (1/5/2022).

Pada peninjauan tersebut, Sandiaga didampingi Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Henky Manurung serta Chief Sales and Marketing Officer Enesis Group Ryan Tirta Yudhistira.

Sandiaga mengapresiasi inisiatif Enesis Group dalam mendukung berbagai kegiatan yang digagas Kemenparekraf. Salah satunya, kegiatan mudik bareng 2022.

“Pada periode mudik kali ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Kang Ryan Tirta Yudhistira selaku perwakilan dari Enesis,” ujar Sandiaga dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (9/5/2022).

Sebelumnya, Sandiaga juga meninjau Terminal Tirtonadi, Surakarta, Jawa Tengah, untuk melihat situasi arus mudik. Pada kesempatan tersebut, Sandiaga mengunjungi Posko Adem Mudik Aman dan Sehat #diindonesiaaja bersama Enesis Group. Menparekraf didampingi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dan Brand Manager Antis.

Pada kesempatan sama, Ryan Tirta mengatakan bahwa pada Lebaran 2022, Enesis membuka Posko Adem di 12 titik jalur mudik dan arus balik.

Selain itu, Enesis juga membuka Posko Adem di 11 lokasi wisata yang sudah dibuka sejak H-7 hingga H+7 Lebaran.

“Kami membagikan sekitar 65.000-75.000 healthy kit secara gratis kepada pemudik yang melakukan perjalanan agar selalu aman dan sehat,” kata Ryan.

Untuk diketahui, Posko Adem Mudik Aman dan Sehat #diindonesiaaja menyediakan layanan dan fasilitas penunjang penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Dengan begitu, pemudik dapat merasa aman, nyaman, dan sehat saat tiba di tempat tujuan.

“Selain mendapatkan healthy kit gratis, pemudik dapat menikmati sejumlah fasilitas, mulai dari pijat relaksasi gratis bersama Plossa, hingga photo booth Adem Sari. Pemudik juga bisa mendapatkan semprot Kispray gratis agar pakaian bebas dari kuman dan wangi selama di perjalanan,” terang Ryan.

-Dok. Enesis Group -

Selain itu, lanjut Ryan, tersedia pula produk andalan Enesis yang diberikan dalam bentuk travel kit praktis bagi pemudik. Produk Enesis ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pemudik untuk menjaga kesehatan agar tetap prima.

Plossa 4 in 1, misalnya, dapat memberikan rasa lega dengan inhaler dan roll on. Plossa bisa digunakan pemudik saat merasa sesak napas karena harus mengenakan masker selama perjalanan mudik menggunakan bis, kereta, atau pesawat.

“Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, Plossa dapat digunakan sebagai alat pijat yang secara efektif menghilangkan pegal di leher dan kaki,” jelasnya.

Ryan menambahkan, mudik pada bulan puasa merupakan tantangan tersendiri bagi pemudik. Oleh karena itu, pemudik harus melakukan persiapan khusus sebelum perjalanan.

“Hal itu bisa dilakukan, salah satunya, dengan mengonsumsi Amunizer satu botol per gelas saat sahur. Produk Enesis ini berfungsi untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh selama perjalanan mudik di bulan puasa,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Ryan, hand sanitizer Antis juga diberikan di Posko Adem Mudik Aman dan Sehat #diindonesiaaja. Tujuannya, agar pemudik selalu ingat untuk mencuci tangan guna terbebas dari kuman.

Untuk diketahui, Antis kini dilengkapi formula food-grade yang dapat digunakan untuk membersihkan peralatan makan.

“Dengan begitu, pemudik tidak perlu khawatir jika harus makan saat di perjalanan karena Antis berfungsi melindungi diri serta perlengkapan makan yang digunakan agar terbebas dari kuman,” terang Ryan.

Perjalanan mudik yang ditempuh dalam waktu yang cukup lama juga membuat pemudik terasa lelah. Terlebih, saat cuaca tidak menentu yang bisa menyebabkan tubuh terasa lemas dan menurunkan daya tahan tubuh.

Oleh karena itu, Posko Mudik Enesis menyediakan Adem Sari minuman penyegar dan pencegah panas. Adem Sari mengandung vitamin C tinggi yang berfungsi untuk membantu menguatkan sistem imun tubuh. Dengan begitu, pemudik tetap sehat saat bertemu dengan keluarga di kampung halaman.

Selain itu, lanjut Ryan, momentum Lebaran bisa semakin sempurna dengan menggunakan Kispray. Sebab, Kispray dapat membuat baju Lebaran tetap wangi layaknya menggunakan parfum mewah yang tahan lama.

“Baju Lebaran pun jadi bebas kuman. Dengan begitu, saat tamu singgah ke rumah pakaian tetap bersih, wangi, dan bebas kuman,” paparnya.

Untuk diketahui, Posko Mudik Rileks Sehat Adem dapat ditemukan di beberapa titik, seperti Terminal Jatijajar Depok (Jawa Barat), Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Balonggandu Karawang (Jawa Barat), Pelabuhan Merak (Banten), Pelabuhan Bakauheni Lampung, rest area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Utama Raya Jawa Timur, Satpel UPKB Tanjung Brebes, dan Terminal Tirtonadi, Surakarta (Jawa Tengah).

Selain itu, fasilitas tersebut juga terdapat di Terminal Purabaya Surabaya (Jawa Timur), UPPKB Losarang Indramayu (Jawa Barat), rest area 88A dan 88B Purwakarta (Jawa Barat), Pangandaran (Jawa Barat), Sari Ater Subang (Jawa Barat), Sabda Alam Garut (Jawa Barat), Kebun Binatang Surabaya (Jawa Timur), serta Kebun Binatang Bandung (Jawa Barat).

Kemudian, di Kebun Binatang Ragunan (Jakarta), Pantai Anyer (Banten), Taman Rekreasi Selecta Malang (Jawa Timur), Kebun Binatang Mangkang, Semarang (Jawa Tengah), Candi Songo, Semarang (Jawa Tengah), dan Taman Celosia, Semarang (Jawa Tengah).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau