Advertorial

Jadi Official Medical Partner Persija, Eka Hospital Lakukan Medical Check Up Pemain Jelang Musim 2022-2023

Kompas.com - 17/05/2022, 14:36 WIB

KOMPAS.com – Eka Hospital Group resmi menjadi official medical partner Persija. Kerja sama strategis keduanya dimulai dengan melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check up pemain untuk persiapan jelang musim kompetisi Liga 1 2022/2023 yang akan dimulai pada Juli 2022. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu (15/5/2022) dan Senin (16/5/2022).

Adapun kegiatan medical check up dijalani oleh seluruh manajemen dan pemain Persija. Pemeriksaan kesehatan turut didukung tim Dokter Gatam Institute.

“Atlet-atlet Persija menjalani pre-competition medical assessment (PCMA) sesuai dengan parameter dan standar yang ditentukan oleh Asian Football Confederation (AFC). Kami berharap, seluruh pemain Persija dalam kondisi sehat dan prima sehingga dapat menatap musim kompetisi yang baru dengan lebih semangat dan percaya diri,” ujar Chief Operating Officer Eka Hospital Group, drg Rina Setiawati, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin.

Rina menjelaskan, Eka Hospital berkomitmen mengawal kesehatan seluruh pemain Persija selama mengarungi kompetisi.

Kerja sama strategis Eka Hospital Group dan Persija dimulai dengan melakukan medical check up pemain untuk persiapan jelang musim kompetisi Liga 1 2022/2023.Dok Eka Hospital Kerja sama strategis Eka Hospital Group dan Persija dimulai dengan melakukan medical check up pemain untuk persiapan jelang musim kompetisi Liga 1 2022/2023.

“Dengan peralatan berteknologi terkini dan terintegrasi, serta didukung oleh dokter-dokter ahli dan berpengalaman, kami siap merawat cedera para atlet Persija dan keluarganya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak Eka Hospital turut memberi penawaran khusus bagi pendukung setia Persija, yaitu Jakmania berupa keringanan biaya laboratorium, radiologi, rehab medic, dan juga paket kesehatan khusus.

Hadirkan inovasi dan peralatan canggih

Sebagai informasi, Eka Hospital terus menghadirkan inovasi untuk mendukung kerja sama pihaknya dengan Persija, khususnya untuk pusat layanan unggulan di bidang Orthopedi, Spine, Hip & Knee, serta Sport Injury yang tergabung di dalam Gatam Institute.

Kegiatan medical check up dijalani oleh seluruh manajemen dan pemain Persija. Pemeriksaan kesehatan turut didukung tim Dokter Gatam Institute.Dok Eka Hospital Kegiatan medical check up dijalani oleh seluruh manajemen dan pemain Persija. Pemeriksaan kesehatan turut didukung tim Dokter Gatam Institute.

“Gatam Institute terus berupaya untuk meningkatkan layanan, termasuk untuk menunjang kerja sama Eka Hospital dengan Persija. Melalui berbagai inovasi yang kami hadirkan, Eka Hospital saat ini merupakan rumah sakit dengan pelayanan orthopedi yang memiliki peralatan operasi tulang belakang terkini dan terintegrasi se-Asia Tenggara,” ujar DR dr Luthfi Gatam, SpOT (Spine), Chairman of Gatam Institute Eka Hospital Orthopedic & Spine Center.

Baru-baru ini, Eka Hospital juga menghadirkan peralatan canggih lain, yakni Pro Axis Table. Alat ini merupakan meja operasi berteknologi robotic yang memiliki gerakan lebih halus dan presisi.

“Hadirnya meja operasi robotic tersebut melengkapi peralatan mutakhir dan terintegrasi yang dimiliki oleh Gatam Institute, antara lain robot navigasi untuk operasi tulang belakang yang pertama dan satu- satunya di Indonesia dan Asia Tenggara. Selain itu, ada pula alat penunjang medis lainnya, yakni O-arm dan C-arm 3D,” tambah Luthfi.

Eka Hospital berkomitmen mengawal kesehatan seluruh pemain Persija selama mengarungi kompetisi.Dok Eka Hospital Eka Hospital berkomitmen mengawal kesehatan seluruh pemain Persija selama mengarungi kompetisi.

Ia turut menjelaskan bahwa tim dokter yang tergabung saat ini pun kompeten di bidangnya. Adapun dokter yang tergabung dalam Gatam Institute antara lain Dokter Spesialis Spine dr Rizki Gatam, SpOT (K), Dokters Spesialis Hip and Knee dr Ricky EP Hutapea, SpOT(K), dan Dokter Spesialis Sport Injury dr Erick Wonggokusuma, SpOT(K).

“Dengan komposisi dokter spesialis yang komprehensif bersama tim Dokter Jantung dr Daniel Tanubudi, SpJP, FIHA tersebut, para atlet Persija dapat mempercayakan kesehatannya secara penuh kepada kami, sehingga seluruh pemain dapat fokus untuk mengukir prestasi dalam kompetisi Liga 1 2022/2023 mendatang,” sambungnya.

Sementara itu, manajemen Persija Jakarta menyampaikan apresiasinya terhadap layanan kesehatan yang diberikan Eka Hospital.

“Kami sangat senang dapat menjalin kerja sama strategis dengan Eka Hospital yang memiliki peralatan canggih dan tim dokter mumpuni, mulai dari tim dokter umum hingga tim dokter spesialis di bidang spine surgery, hip & knee,sport injury serta jantung,” ujar Head Medical Persija Jakarta dr Donny Kurniawan, SpKO(K).

Ia menilai, PCMA yang dijalani Persija saat ini ditangani oleh dokter-dokter yang ahli di bidangnya.

“Kami berharap, kerja sama ini akan berdampak positif terhadap kondisi kesehatan seluruh pemain Persija secara umum selama mengarungi musim kompetisi di Liga 1 2022/2023,” papar Donny.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau