Advertorial

Dapat WTP 6 Kali, Mas Dhito Dorong Jajaran Pemkab Kediri Optimalkan Kinerja

Kompas.com - 20/05/2022, 13:55 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur (Jatim), kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jatim.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta jajarannya menjadikan perolehan WTP itu sebagai penyemangat untuk mengoptimalkan kinerja.

Hal tersebut disampaikan Hanindhito usai menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021 di Kantor Perwakilan Provinsi Jatim, Kamis (19/5/2022).

“Alhamdulillah, Pemkab Kediri mendapatkan 6 kali WTP (secara berturut-turut). Saya minta kepada seluruh jajaran Pemkab untuk mengoptimalkan kinerja, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah,” tutur bupati yang kerap disapa Mas Dhito itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (20/5/2022).

Pemkab Kediri Kembali mendapatkan opini WTP dari BPK Jatim. DOK. Pemkab Kediri Pemkab Kediri Kembali mendapatkan opini WTP dari BPK Jatim.

Raihan WTP tersebut, kata Mas Dhito, harus menjadi pendorong Pemkab Kediri untuk terus mengedepankan transparansi dan akuntabilitas layanan. Hal ini diharapkan bisa diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kediri.

“Dengan peningkatan tata kelola keuangan pemerintah yang transparan dan akuntabel, semoga penerimaan opini WTP dapat diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Untuk diketahui, penyerahan LHP tersebut juga diikuti oleh tiga daerah lain di Provinsi Jatim, yakni Kabupaten Trenggalek, Kota Batu, serta Kota Malang.

Pemkab Kediri Kembali mendapatkan opini WTP dari BPK Jatim. DOK. Pemkab Kediri Pemkab Kediri Kembali mendapatkan opini WTP dari BPK Jatim.

Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur Joko Agus Setyono mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah (pemda) dalam penyusunan laporan keuangan secara konsisten.

Ia berpesan kepada kepala daerah untuk terus mendorong kemandirian pendapatan daerahnya agar tidak bergantung pada anggaran dari pusat.

“Kami mengapresiasi pemda yang serius dan konsekuen dalam menyusun laporan keuangan daerah,” kata Joko.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau