Advertorial

Terlibat Adu Mulut dan Walk Out, Kolaborasi Brand Ambassador Prilly dan Jourdy Terancam Gagal?

Kompas.com - 24/05/2022, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Kabar hangat kembali datang dari artis Tanah Air, Prilly Latuconsina dan Jourdy Pranata. Kedua selebritas ini saling adu mulut saat tengah melakukan pembuatan lagu di salah satu studio di Jakarta.

Video cekcok keduanya pun tersebar di dunia maya. Alhasil, warganet pun heboh perihal kejadian tersebut.

Padahal, selama ini pasangan artis cantik dan tampan itu tampak harmonis.Keduanya pun sudah memiliki chemistry yang apik. Bahkan, mereka kerap beradu peran dalam satu frame film dan webseries.

Adapun salah satu proyek bersama mereka adalah ketika keduanya didapuk menjadi brand ambassador Chocolatos.

Pembawaan mereka yang ceria dan harmonis dinilai tepat merepresentasikan brand makanan ringan tersebut.

Sebagai brand ambassador, Prilly dan Jourdy pun berkolaborasi dalam pembuatan lagu yang akan dinyanyikan bersama.

Namun, cekcok yang berakhir adu mulut pun tak terhindarkan saat pembuatan lagu berlangsung.

Dalam video tersebut, Prilly dan Jourdy tampak berdebat alot hanya soal perkara sepele, yaitu sensasi crunchy dan creamy produk wafer cream yang sedang mereka makan bersama di studio tersebut.

Aksi adu mulut keduanya pun berakhir tak menyenangkan. Tak disangka, gara-gara sensasi crunchy dan creamy produk wafer cream yang mereka santap, Prilly meninggalkan Jourdy alias walk out dari ruangan studio.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada titik tengah dan klarifikasi dari kedua belah pihak mengenai masalah yang sebenarnya terjadi.

Menanggapi percekcokan kedua brand ambassador itu, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk pun mengumumkan untuk menunda kolaborasi antara Prilly Latuconsina dan Jourdy Pranata bersama Chocolatos Wafer Cream.

Lantas, bagaimana kelanjutan kolaborasi keduanya? Apakah kolaborasi mereka akan gagal?

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau