Advertorial

Ini 4 Alasan Pentingnya Kemasan Produk versi Ninja Xpress

Kompas.com - 25/05/2022, 16:50 WIB

KOMPAS.com – Sedang berencana membuat atau mengganti kemasan produk yang kamu jual agar lebih menarik konsumen? Ninja Xpress punya prinsip penting yang harus kamu ketahui dalam pembuatan kemasan produk.

Prinsip tersebut adalah there is no second first impression atau “tidak ada kesan pertama yang kedua”.

Tak hanya berlaku pada sepasang manusia yang jatuh cinta pada pandangan pertama, prinsip tersebut juga berlaku untuk kemasan produk bisnis.

Pasalnya, mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan bisnis harus dilakukan secara serius, termasuk kemasan produk.

Oleh karena itu, kemasan produk untuk bisnis harus kamu persiapkan sebaik mungkin. Dengan begitu, calon konsumen lebih tertarik dengan produk jualanmu.

Berikut empat alasan penting kemasan produk harus dibuat semaksimal mungkin.

1. Dapat menarik atensi calon konsumen

Konsumen tertarik dengan sesuatu yang berbeda. Melalui kemasan yang unik, produk yang dijual lebih mudah menarik perhatian dan minat calon konsumen. Terlebih, jika kemasan produk dapat memberikan sentuhan personal kepada konsumen.

Kemasan juga menjadi salah satu identitas produk, terutama melalui warna dan bentuk kemasan yang kamu pilih. Dengan identitas tersebutlah kamu bisa melakukan branding melalui kemasan atau packaging. Akan tetapi, perlu diingat bahwa brand bukanlah packaging dan packaging bukanlah brand.

Kemasan yang beda dan unik akan membuat produk kamu stand out from the crowd. Hal ini dapat menjadi daya tarik awal calon konsumen saat melihat produk, baik secara online maupun offline.

2. Packaging as a silent salesman

Berdasarkan riset dari Caltex Plastic, sebanyak 7 dari 10 pembeli mengatakan bahwa kemasan memengaruhi keputusan mereka dalam membeli sebuah produk.

Hal tersebut bisa menjadi acuan untuk kamu yang berencana membuat atau mengganti kemasan produk agar sekaligus menjadikan packaging as a silent salesman atau “kemasan sebagai seorang sales yang bekerja secara diam-diam”.

Selain itu, konsumen juga tertarik dengan sesuatu yang memiliki kesan eksklusif. Hal ini bisa diwujudkan melalui kemasan yang elegan dan memiliki kesan mahal. Penting untuk memperhatikan aspek ini, terlebih bagi produk yang ingin masuk ke pasar kelas menengah atas atau ingin dikenal sebagai brand yang premium.

Selain menambah nilai jual, kemasan produk juga memberikan pengalaman tambahan kepada konsumen ketika melakukan unboxing. Hal ini bisa menjadi keuntungan bagi brand agar diketahui oleh banyak orang melalui video review atau video unboxing yang dilakukan oleh para content creator.

3. Brand bisa masuk ke evoke list

Evoke list merupakan daftar imagery yang ada di dalam benak konsumen terhadap sebuah kategori pasar. Misalnya, saat mendengar kategori handphone, kamu secara otomatis akan terpikir beberapa merek handphone yang sudah ada di evoke list. Lalu, merek yang muncul pertama kali dalam benak itulah yang tergolong sebagai top of mind brand.

Kamu bisa menjadikan kemasan sebagai “senjata” brand agar masuk ke dalam evoke list konsumen. Jadi, produk akan mudah diingat dan bisa menjadi pilihan konsumen saat ingin membeli barang, walaupun banyak kompetitor di kategori produk yang sama.

Kemasan yang unik dan menarik dapat menimbulkan gairah. Hal ini dapat menjadikan brand masuk ke dalam daftar merek suatu kategori produk. Lalu, saat proses branding berlangsung, brand besutanmu bisa menjadi top of mind konsumen melalui kemasan yang sudah dipersiapkan secara matang.

4. Sebagai nilai tambah

Brand dapat menampilkan jati diri melalui kemasan produk yang dijual. Hal ini bisa menjadi nilai tambah bagi brand di mata konsumen.

Contohnya, jika ingin menunjukan jati diri brand sebagai produsen produk yang peduli terhadap lingkungan, kamu bisa membuat kemasan yang ramah lingkungan dan dapat digunakan secara berulang.

Dengan begitu, konsumen akan merasa menjadi bagian dari orang-orang yang peduli terhadap lingkungan karena telah membeli produk yang juga peduli terhadap lingkungan.

Hal tersebut hanya salah satu langkah yang bisa dilakukan. Kalau merek besutan belum bisa melakukan ini, tidak jadi masalah. Hal terpenting adalah pesan yang kamu sampaikan melalui kemasan produk.

Pertimbangan dalam membuat kemasan.

Sebelum membuat kemasan produk yang unik dan menarik, simak tiga pertimbangan dari Ninja Express berikut.

  1. Stopping power

    Stopping power adalah saat produk memiliki kekuatan yang membuat konsumen berhenti sejenak dan penasaran dengan produk saat sedang berjalan di rak toko atau scrolling di e-commerce.

  2. Striking power

    Striking power adalah kemampuan kemasan yang memiliki “kekuatan menyerang” agar konsumen segera membeli atau memasukkan produk ke keranjang belanja.

  3. Sticking power

    Sticking power adalah kemampuan kemasan dalam memberikan kesan pertama pada konsumen. Meskipun konsumen belum membeli produk kamu saat itu juga, produk kamu akan diingat melalui kemasan yang unik dan menarik. Setidaknya, produk menempel di benak konsumen dan punya daya tarik untuk pembelian di masa depan.

Itulah pentingnya membuat kemasan produk yang unik dan menarik. Perlu diingat, tampilan produk yang menarik harus tetap diimbangi dengan kualitas produk yang baik pula.

Buat kamu yang ingin mencari tips dan insight bisnis lain dari Ninja Xpress, silakan klik tautan ini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau