Advertorial

Wali Kota Rudi: Kehadiran Persib Menjadi Angin Segar Bagi Sektor Olahraga dan Wisata Batam

Kompas.com - 04/06/2022, 16:09 WIB

KOMPAS.com – Pemain dan officialsPersatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib) hadir dalam gala dinner atau jamuan makan malam yang digelar di Gedung Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kamis (2/6/2022).

Jamuan makan malam tersebut dihadiri oleh Achmad Jufriyanto selaku kapten tim Persib, Viktor Igbonefo, Ezra Walian, David da Silva, Nick Kuipers, Dedi Kusnandar, Beckham Putra, dan Febri “The Golden Boy” Haryadi.

Tak ketinggalan, gala dinner tersebut juga turut dihadiri oleh para tokoh paguyuban se-Jawa Barat dan Banten.

Kedatangan Persib dan para tokoh paguyuban disambut baik oleh Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam Muhammad Rudi. Bahkan, Rudi memakai seragam kebanggaan Persib untuk memeriahkan semangat olahraga pada acara tersebut.

Adapun hidangan utama yang disajikan adalah makanan khas Melayu, yaitu ikan asam pedas. Selama acara jamuan berlangsung, para tamu dan pendukung Persib yang hadir di lokasi turut meramaikan suasana dengan menyanyikan yel-yel Mari Birukan Batam dan Kepri.

Menurut Rudi, kehadiran Persib di Batam telah mendatangkan angin segar bagi sektor pariwisata Batam yang sempat melesu akibat pandemi Covid-19.

“Hari ini Persib kami undang ke Batam. Dengan hadirnya Persib di sini saja, itu orang se-Kepulauan Riau (Kepri) sudah datang ke Batam karena mau melihat pemainnya (Persib),” kata Rudi dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (4/6/2022).

Rudi juga mengatakan, mendatangkan tim Persib ke Batam menjadi upaya pihaknya dalam mempromosikan pariwisata Batam. Pasalnya, Batam telah mengalami banyak perubahan dalam kurun waktu lima tahun terakhir, terutama pada sisi infrastruktur dan fasilitas umum.

“Jalan Kota Batam rata-rata (memiliki) lima lajur. Maka, (pemerataan lima jalur) ini akan saya selesaikan sebelum masa jabatan saya selesai tahun 2024,” jelasnya.

Selain itu, Rudi juga berharap kehadiran tim Persib dapat menginspirasi dan mendorong tim Persatuan Sepak Bola Batam (PS Batam) untuk mengikuti jejak prestasinya.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya Persib ke Kota Batam, orang-orang akan kenal Batam dari cabang olahraga sepak bola. Batam punya PS Batam dan (harapannya) suatu waktu bisa seperti Persib,” ujarnya.

Penyerahan piagam penghargaan kunjungan dari BP Batam kepada perwakilan Persib.Dok. BP Batam Penyerahan piagam penghargaan kunjungan dari BP Batam kepada perwakilan Persib.

Senada dengan Rudi, tokoh paguyuban Jawa Barat Yusron Roni meyakini kedatangan tim Persib akan memberikan multiplier effect terhadap sektor wisata dan olahraga di Batam.

Terlebih, Persib akan melakukan pertandingan persahabatan dengan tim sepak bola Liga 1 Singapura, Tanjong Pagar di lapangan sepak bola Citramas, Kabil, Batam, pada Minggu (5/6/2022).

“Persib bisa menjadi trigger wisata (Batam), apalagi akan ada pertandingan (antara Persib) dengan Singapura (Tanjong Pagar). Pertandingan ini (diharapkan) bisa menularkan (semangat) kepada anak-anak muda pecinta olahraga di Batam untuk bermain bola kembali,” ujarnya. 

Sementara itu, Pembina Viking Batam, sebutan untuk pendukung Persib Bandung, Aa Novianto memberikan apresiasi atas dukungan BP Batam terhadap dunia olahraga dan pemuda.

“Terima kasih kepada BP Batam utamanya Bapak Muhammad Rudi yang peduli dengan pemuda dan olahraga. Tanpa dukungan beliau, kami tidak bisa melaksanakan acara ini. Mudah-mudahan Batam bisa selalu menjadi pentas latihan tim besar,” ucapnya. 

Sebagai informasi, Persib akan melaksanakan training camp (TC) atau pemusatan latihan selama delapan hari, mulai dari 30 Mei sampai 6 Juni 2022 di Batam. Persib telah menjalani dua pertandingan uji coba melawan tim lokal Batam dengan skor kemenangan 10-0 pada Rabu (1/6/2022).

Sebelumnya, Persib juga pernah melaksanakan TC di Batam pada 2017 dan 2018. Ke depan, Persib diharapkan dapat melaksanakan TC kembali untuk mendukung kemajuan sektor olahraga Batam.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau