Advertorial

Berangkatkan 445 Jemaah Haji, Bupati Kediri Ingatkan untuk Siaga Cuaca Terik Arab Saudi

Kompas.com - 10/06/2022, 16:26 WIB

KOMPAS.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberangkatkan 455 jemaah haji di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur (Jatim), Jumat (10/6/2022).

Sebelum rombongan diberangkatkan, bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu menyempatkan diri untuk menyapa jemaah haji yang sudah berada di dalam bus. Ia pun menitipkan doa kepada para jemaah untuk kemakmuran dan kesejahteraan Kabupaten Kediri.

“Saya titip doa pada panjenengan semua agar Kabupaten Kediri bisa terus sejahtera,” ujar Hanindhito dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat.

Aamiin ya Robbal alamin,” sahut mereka mengamini harapan Mas Dhito.

Hanindhito menyebutkan, dari 455 orang yang diberangkatkan pada kloter sebelas tersebut, jemaah dibagi menjadi 11 rombongan.

“Mari kita doakan jemaah haji yang berangkat agar diberikan kesehatan, ibadahnya diterima oleh Allah SWT, dan dapat kembali ke Kabupaten Kediri dalam keadaan sehat walafiat,” ucapnya.

-Dok. Pemkab Kediri -

Hanindhito bercerita, ia belum lama ini telah menjalankan ibadah umrah. Berdasarkan pengalamannya itu, ia mengimbau agar para jemaah dapat mengantisipasi cuaca di Arab Saudi yang saat ini cukup terik.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemkab Kediri memfasilitasi jemaah haji dengan beberapa bekal.

“Kami siapkan goodie bag berisi makanan kering, makanan pendamping nasi, dan payung,” terangnya.

Ia pun berharap pemerintah pusat dapat menambah kuota jemaah haji bagi masyarakat Kabupaten Kediri pada 2023.

“Pasti setiap daerah menginginkan adanya penambahan kuota (jemaah haji). Namun, hal ini bergantung berapa kuota yang akan diberikan oleh pemerintah pusat pada tahun depan,” kata Hanindhito.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri Achmad Khotib menambahkan, para jemaah haji kali ini telah menjalani serangkaian screening kesehatan dan vaksinasi, seperti tes polymerase chain reaction (PCR) dan vaksinasi Covid-19 dosis dua.

“Selain itu, jemaah haji juga wajib melakukan vaksin meningitis minimal 14 hari sebelum pemberangkatan,” terang Achmad.

-Dok. Pemkab Kediri -

Pihaknya juga mengimbau jemaah haji untuk mengurangi aktivitas luar ruangan, khususnya yang tidak terkait dengan prosesi ibadah haji. Tujuannya, untuk meminimalisasi risiko akibat cuaca.

“Kalau ke luar ruangan disarankan menggunakan payung dan perbanyak minum (air mineral),” katanya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau