Advertorial

Bupati Kediri akan Berikan Sanksi kepada Masyarakat yang Buang Sampah Sembarangan

Kompas.com - 16/06/2022, 19:43 WIB

KOMPAS.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana merespons aduan masyarakat terkait sampah yang berserakan di sekitar Monumen Simpang Lima Gumul (SGL).

Pria yang akrab disapa Mas Dhito itu mengecam keras dan siap memberikan sanksi bagi siapa pun yang berani membuang sampah sembarangan di area tersebut.

“Bagi yang membuang sampah sembarangan akan kami kenakan sanksi tanpa terkecuali,” tegas Mas Dhito dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Kamis (16/6/2022).

Menurutnya, sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi juga seluruh masyarakat Kabupaten Kediri. Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri akan melakukan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah. Selain itu, pihaknya juga akan terus mengembangkan program Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R).

“Di sisi lain, saya juga minta akan kesadaran masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti menyebutkan bahwa sampah yang ada berserakan di SLG berasal dari kegiatan masyarakat, termasuk dari pedagang-pedagang yang berjualan di area tersebut.

Kondisi terparah, kata Putut, terjadi pada momen car free day (CFD) yang digelar setiap akhir pekan.

“Volume sampah dapat kami hitung di puncak aktivitas masyarakat di akhir pekan atau CFD,” terangnya.

Untuk mengurangi volume sampah tersebut, pihaknya tengah mengubah pola penyapuan atau pembersihan. DLH Kabupaten Kediri juga akan menambah dan membenahi kembali sarana dan prasarana tempat sampah yang ada di sekitar SLG.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau