Advertorial

Ingin Nikmati Liburan Musim Dingin di Tengah Tahun? Liburan ke Australia Solusinya

Kompas.com - 22/06/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com – Australia merupakan benua sekaligus negara yang dekat dengan Indonesia. Negara ini terbilang unik karena memiliki periode pergantian musim yang berbeda ketimbang negara-negara beriklim sedang di belahan utara bumi.

Sebagai contoh, saat negara lain merasakan musim panas pada tengah tahun atau Juni-Agustus, Australia malah mengalami musim dingin. Karena hal ini, wisatawan pun bisa menjadikan Australia sebagai destinasi wisata musim dingin pada tengah tahun. Jadi, tak perlu menunggu akhir tahun untuk bermain salju.

Lalu, apa saja destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi di Australia pada musim dingin? Simak ulasan berikut.

  1. Bermain ski di Mount Buller

Mount Buller merupakan gunung berselimut salju yang terletak di Shire of Mansfield, negara bagian Victoria. Ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di kawasan ini, seperti bermain ski, toboggan atau papan seluncur salju yang bisa digunakan anak-anak dan dewasa, serta berseluncur bersama anjing.

Sebagai informasi, Mount Buller bisa ditempuh dari Melbourne dengan waktu tiga jam perjalanan darat.

  1. Melihat Aurora Australis di Tasmania

Bila berkunjung ke Australia pada musim dingin, Anda wajib menyambangi Pulau Tasmania. Di pulau yang terletak di selatan Australia ini, Anda bisa menyaksikan keindahan Aurora Australis atau Southern Lights. Aurora tersebut menerangi langit malam dengan kerlip cahaya hijau, biru, ungu, dan merah.

Adapun tempat terbaik di Tasmania untuk melihat Aurora Australis adalah Bruny Island, Satellite Island, Cradle Mountain-Lake St Clair National Park, The Central Highlands, serta Bathurst Harbour.

  1. Menyaksikan migrasi paus di Sunshine Coast atau Hervey Bay

Pesisir pantai Australia menjadi salah satu rute migrasi tahunan sejumlah spesies paus. Sebagai informasi, mamalia ini bermigrasi sebanyak dua kali dalam setahun.

Karena itu, wisatawan yang mengunjungi pesisir timur dan barat Australia berkesempatan untuk menyaksikan gerombolan paus bermigrasi.

Untuk bisa melihat rombongan paus bermigrasi dari dekat, wisatawan bisa berkunjung ke Sunshine Coast dan Hervey Bay yang berlokasi dekat dengan Brisbane. Wisatawan dapat berenang bersama paus atau melihat dari atas kapal.

Itulah tiga aktivitas seru yang bisa dinikmati ketika berlibur ke Australia saat musim dingin.

Untuk diketahui, perjalanan menuju Australia dari Indonesia hanya membutuhkan waktu dalam lebih kurang 7 jam. Oleh karena itu, negara ini dapat menjadi destinasi wisata bila Anda bosan dengan suhu tropis Indonesia.

Saat ini, Qantas Airways memiliki penawaran menarik bagi wisatawan yang ingin terbang ke Australia pada musim dingin. Maskapai ini menyediakan penerbangan dengan harga mulai dari Rp 6,5 juta untuk kelas ekonomi dan Rp 34,2 juta untuk kelas bisnis

Wisatawan juga dapat menikmati promo menarik, seperti cashback hingga Rp 2 juta dan cicilan 0 persen yang bisa kamu dapatkan bila membeli tiket penerbangan di Bayu Buana Travel.

Jadi, sudah siap menikmati musim dingin di Australia? Segera pesan tiketnya dan wujudkan liburan impian ke Australia bersama Bayu Buana Travel.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau