Advertorial

Manfaatkan Teknologi AI, Byru.id Bantu Pekerja Kerah Biru Dapatkan Kerja Sesuai Kualifikasi

Kompas.com - 27/06/2022, 15:00 WIB

KOMPAS.com – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa jumlah pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 8,4 juta jiwa hingga Februari 2022.

Dari angka itu, pengangguran lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dan sekolah menengah atas (SMA) menduduki posisi tertinggi, yakni 10,38 persen dan 8,35 persen.

Jika ditambah dengan lulusan sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah dasar (SD), tingkat pengangguran terbuka didominasi oleh para pekerja kerah biru dengan pendidikan maksimal setingkat SMA.

Sayangnya, kelompok tersebut kerap dipandang sebelah mata ketika mencari pekerjaan lewat platform lowongan kerja berbasis internet. 

Founder dan Chief Executive Officer (CEO) platform pencari kerja Byru.id, Nathaniel Nugroho Liman, menilai bahwa pekerja kerah biru underserved dari layanan berbasis elektronik.

“Karena itu, kami ingin menyediakan platform yang friendly dan suportif bagi mereka,” ujar Nathaniel dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (24/6/2022).

Nathaniel menjelaskan, lewat Byru, pekerja bisa mengetahui informasi lowongan kerja sesuai minat dalam waktu kurang dari 3 menit setelah melakukan registrasi lengkap. Hal ini dapat terwujud berkat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) canggih yang dikembangkan Byru.id.

Selain itu, Byru.id juga dapat membantu para pekerja membangun profil karier. Lewat platform ini, para pekerja bisa membuat curriculum vitae (CV) profesional.

Platform pencari kerja Byru.id. Dok. Byru.id Platform pencari kerja Byru.id.

Bahkan, platform tersebut juga dapat membantu menjawab kebutuhan finansial para pekerja. Mereka yang memiliki masalah keuangan saat belum menerima gaji bisa mendapatkan akses gaji lebih awal atau kasbon.

“Pekerja bisa mengajukan permintaan kasbon dengan mudah setelah memenuhi persyaratan hari kerja. Mereka juga dapat mencatat hasil kerja guna menunjukkan prestasi,” ucap Nathaniel.

Dukungan penuh dalam pengembangan karier pekerja

Lebih lanjut, Nathaniel menjelaskan bahwa Byru.id memberikan dukungan penuh dalam pengembangan karier para pekerja.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan menghadirkan Byru Academy. Platform ini diciptakan untuk meningkatkan keahlian pekerja guna mendapat kesempatan kerja yang lebih baik.

“Pekerja kerah biru perlu membekali diri dengan keahlian yang sesuai. Bekerja sama dengan Byru Security Service, para pekerja bidang keamanan menghadirkan pelatihan peningkatan skill,” jelas Nathaniel.

Demi memberikan dukungan pelatihan secara maksimal, Byru Academy juga bekerja sama dengan sejumlah balai pelatihan kerja atau pelatihan vokasi di Tanah Air dalam menghadirkan fitur Training Path.

Fitur tersebut membantu para pekerja mempersiapkan masa depan dengan pelatihan yang terstandardisasi.

“Ke depan, kami juga akan menghadirkan dukungan finansial untuk permintaan pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus,” imbuh Nathaniel.

Sebagai informasi, layanan superapp Byru.id dapat digunakan secara gratis oleh para pekerja kerah biru.

Untuk mendaftar, Anda dapat mengunjungi https://www.byru.id/ tanpa perlu mengunduh aplikasi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau