Advertorial

PNM Serahkan 250 Kentongan Purwokerto ke Ruang Pintar Dukuh Dai

Kompas.com - 08/07/2022, 12:57 WIB

KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyerahkan 250 kentongan Purwokerto kepada Ruang Pintar Dukuh Dai, Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (6/7/2022).

Pemimpin Cabang PNM Purwokerto Rohmat Agus Pranoto mengatakan bahwa penyerahan alat musik tradisional tersebut merupakan bentuk dukungan serta tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PNM agar ruang pintar binaan PNM itu dapat diberdayakan secara lebih luas dan kentongan Purwokerto semakin lestari.

Untuk diketahui, upaya PNM dalam melestarikan kentongan Purwokerto juga diwujudkan lewat acara temu kangen bertajuk “Kentongan Purwokerto” bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang digelar di kota sama pada Selasa (5/7/2022).

Adapun penyerahan kentongan Purwokerto di Ruang Pintar Dukuh Dai dilakukan oleh Rohmat didampingi oleh Pendamping Ruang Pintar Dukuh Dai Khofifatul Husna.

“Semoga bantuan tersebut dapat melestarikan kebudayaan melalui alat musik kentongan Purwokerto dan bermanfaat untuk warga Ruang Pintar Dukuh Dai”, ujar Rohmat dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (8/7/2022).

PNM menyerahkan 250 kentongan kepada Ruang Pintar Dukuh Dai, Banyumas, Purwokerto.DOK. PNM PNM menyerahkan 250 kentongan kepada Ruang Pintar Dukuh Dai, Banyumas, Purwokerto.

Khofifatul mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi PNM atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut bahwa saat ini, Ruang Pintar Dukuh Dai didominasi oleh anak-anak dan remaja.

“Mereka berperan penting dalam melestarikan budaya lokal Indonesia, khususnya Purwokerto,” ujar Khofifatul.

Sebagai informasi, hingga Senin (4/7/2022), PNM Purwokerto telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 2,35 triliun kepada 232.616 nasabah PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar)

Saat ini, PNM memiliki 3.386 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) di seluruh Indonesia yang melayani pelaku usaha mikro kecil (UMK) di 34 Provinsi, 443 kabupaten atau kota, dan 5.640 kecamatan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau