Advertorial

Genius Education Buka Pelatihan Talenta Digital Berdiskon 60 Persen dan Bantu Lulusan Dapatkan Pekerjaan

Kompas.com - 28/07/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Perkembangan teknologi digital di berbagai sektor membawa Indonesia pada percepatan transformasi digital. Sayangnya, perubahan ini belum dibarengi dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

Diberitakan Kompas.com, Rabu (1/9/2022), Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Nizam mengatakan bahwa Indonesia masih membutuhkan 9 juta talenta digital hingga 2035 atau sekitar 600.000 talenta digital per tahun.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, masyarakat Indonesia perlu mengembangkan keterampilan digital. Bila tidak, bukan tak mungkin kesempatan di bidang digital tersebut akan diambil peluangnya oleh SDM dari luar negeri. Ini mengingat pekerjaan di dunia digital bisa dikerjakan dari mana saja.

Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan digital adalah dengan mengikuti sejumlah pelatihan digital dari sejumlah lembaga pendidikan, seperti Genius Education.

Genius Education merupakan universitas profesi digital yang menyelenggarakan pelatihan secara online. Lembaga pendidikan ini dapat diikuti oleh masyarakat yang ingin menguasai spesialisasi baru di dunia digital. Tak hanya itu, sekolah ini juga akan membantu siswa dalam mencari pekerjaan setelah pelatihan.

Co-founder Genius Education Mikhail Iailoian mengatakan bahwa pihaknya ingin memberi siswa Genius Education pekerjaan yang layak serta gaji yang bagus.

“Hal tersebut (pekerjaan layak dan gaji bagus) diinginkan oleh setiap lulusan kami. Itu sebabnya, kami sangat peduli terhadap permasalahan tersebut,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (27/7/2022).

Adapun pelatihan yang diberikan Genius Education disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan saat ini. Sekolah ini juga memasukkan kasus bisnis terkini dalam pelatihan.

Berdasarkan kebutuhan perusahaan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, Genius Education membuka lima program pelatihan, yakni phython developer, data scientist, data analyst, 3D modelling, dan web designer.

“Menurut tim kami, ada banyak permintaan di pasar kerja Indonesia dan internasional untuk profesi-profesi tersebut,” tutur Iailoian.

Pengajar-pengajar yang disediakan Genius Education berasal dari kalangan profesional dan akademisi, baik dari dalam maupun luar negeri. Sebut saja, ahli dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Grab Indonesia, World of Tanks, War Thunder, Nival, dan Game Insight.

Semua proses belajar mengajar di Genius Education diselenggarakan secara daring. Meski demikian, siswa akan selalu memiliki kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan respons tentang proyek yang sedang dikerjakan.

Selain itu, Genius Education juga memfasilitasi siswa dengan komunitas. Di komunitas, para siswa dapat terhubung satu sama lain untuk berbagi pengalaman dan membuat koneksi baru.

Lembaga pendidikan tersebut juga membantu siswa dalam membuat curriculum vitae (CV) dan mempersiapkan wawancara di perusahaan mitra sekolah.

Berbagai program pelatihan dan fasilitas tersebut bisa didapat calon siswa dengan biaya yang terjangkau. Bahkan, Genius Education menyediakan diskon dan undian beasiswa untuk pembelajaran.

Sebagai informasi, Genius Education mengadakan promosi dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam hingga Minggu (31/7/2022). Selama periode promosi, calon siswa yang mendaftar pada program apa saja di Genius Education akan mendapatkan diskon 60 persen dan tiga kali konsultasi gratis dengan pakar karier Genius Education.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Genius Education dan promo Tahun Baru Islam, silakan klik tautan berikut.

Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.