Advertorial

Cegah DBD di Malang, Enesis Edukasi Ibu-ibu PKK dari 300 Desa

Kompas.com - 08/08/2022, 15:43 WIB

KOMPAS.com – Enesis Group melalui brand Soffel mengadakan edukasi pencegahan demam berdarah dengue (DBD) bertajuk “Wujudkan Jawa Timur Bebas Dengue” bersama ibu-ibu anggota tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (TP-PKK) dari 300 desa dan kelurahan se-Kabupaten Malang di Pendopo Kantor Bupati Malang, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (5/8/2022).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachin Dardak, Ketua TP-PKK Kabupaten Malang Anis Zaida Sanusi, Ketua Dewan Pembina Yayasan Enesis Indonesia Ryan Tirta Yudhistira, dan Wakil Pemimpin Redaksi Kompas.com Amir Sodikin.

Dalam sambutannya, Arumi mengimbau para kader juru pemantau jentik (jumantik) untuk selalu melakukan 3M Plus, yaitu menutup, menguras, mendaur ulang, dan menggunakan obat nyamuk, untuk mencegah DBD.

Ia juga berharap, kader jumantik bukan hanya bertanggung jawab terhadap keluarganya sendiri, tetapi juga mau menyosialisasikan program Tisagaluh.

Arumi menerima bantuan dari Enesis Group. Dok. Enesis Group Arumi menerima bantuan dari Enesis Group.

“Satu kader (jumantik) harus bisa mengedukasi suami dan anak di rumah, serta ke sepuluh rumah sekitarnya, lima tetangga kanan dan lima (tetangga) kiri, agar edukasi 3M Plus dapat mencegah demam berdarah di lingkungan sekitar,” ujar Arumi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (8/8/2022).

Senada dengan Arumi, Senior Brand Manager Soffell dan Force magic Louis Sumantadiredja mengatakan bahwa pencegahan DBD bisa dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus.

“Plusnya itu bisa menggunakan obat antinyamuk, seperti mengoles atau menyemprot Soffell agar terhindar dari gigitan nyamuk sebagai perlindungan diri,” katanya.

Louis menambahkan, Soffell memiliki produk losion dan sray antinyamuk yang tahan 8 jam. Saat ini, ada varian baru Soffel Alamia penolak nyamuk dari daun alami, tidak lengket, dan terasa sejuk di kulit.

Uji ampuh Soffell. Dok. Enesis Group Uji ampuh Soffell.

Pada kesempatan tersebut, pihak Enesis juga mempraktikkan uji ampuh Soffell dengan menunjukkan tangan yang sudah menggunakan Soffell tidak digigit oleh nyamuk.

Selain Soffell, Louis menyarankan penggunaan aerosol Force Magic untuk melindungi ruangan dari nyamuk.

“Dengan formula 0,30 AE dan teknologi Synergist, Force Magic mampu membunuh nyamuk hingga ke sarafnya. Dengan demikian, nyamuk (benar-benar) mati dan tidak bangun lagi, (bukan sekadar pingsan)” ujar Louis.

Dalam acara tersebut, Enesis Group memberikan bantuan untuk mendukung protokol kesehatan Covid-19 dan bantuan pencegahan DBD berupa Antis dan Soffell yang diterima langsung oleh Arumi.

Selain acara “Wujudkan Jawa Timur Bebas Dengue” bersama ibu PKK, edukasi pencegahan DBD juga dilaksanakan di Pasar Kanjuruhan, MTI Avan Sawojajar, SDK Mardi Wiyata 2, dan SDIT Ahmad Yani Kota Malang.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau