Advertorial

Pemanasan Sebelum Panjalu Skuter Fest, Mas Dhito Ajak Komunitas Vespa Riding Bareng di Kota Kediri

Kompas.com - 13/08/2022, 13:38 WIB

KOMPAS.com – Bupati Kediri Hanindihito Himawan Pramana akan menggelar Panjalu Skuter Festival sebagai ajang berkumpulnya para pencinta Vespa dari seluruh Kediri Raya.

Sebagai pemanasan, bupati yang kerap disapa Mas Dhito ini mengajak pencinta skuter tersebut untuk riding mengitari Kota Kediri pada Jumat (12/8/2022).

“Kegiatan ini merupakan ajang pemanasan menjelang perhelatan Panjalu Skuter Fest pada 27-28 Agustus nanti,” kata Mas Dhito dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (13/8/2022).

Kegiatan riding yang dimulai dari Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri hingga Situs Totok Kerot ini, diikuti oleh 500 pengendara skuter.

Nantinya, kata Mas Dhito, Panjalu Skuter Festival ini akan digelar sebagai puncak rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-77.

“Pada Panjalu Skuter Festival ini kita akan datangkan juga artis reggae nasional,” ungkap bupati muda tersebut.

Pada kesempatan yang sama, orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut juga menuturkan bahwa peringatan HUT RI di Kabupaten Kediri tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dua tahun sebelumnya acara peringatan HUT RI dilakukan dalam kondisi yang terbatas akibat pandemi Covid-19. Seiring dengan semakin Kondusifnya situasi pandemi, peringatan HUT RI ke-77 akan diisi dengan lebih banyak kegiatan.

Mas Dhito photo bersama dengan para pecinta Vespa Kabupaten Kediri. Dok. HUmas Pemkab Kediri Mas Dhito photo bersama dengan para pecinta Vespa Kabupaten Kediri.

Salah satu pengendara skuter, Musafa, atau yang sering dipanggil Ilunk, mengatakan bahwa festival yang akan dihelat oleh Mas Dhito ini akan meningkatkan gairah skuteris yang telah lama tidak dapat mengikuti perhelatan akbar.

Ilunk juga mengatakan Panjalu Skuter Fest perdana ini bakal menjadi acuan bagi event-event Vespa bertaraf nasional, bahkan internasional ke depan.

“Saya harap Panjalu Skuter Festival ini menjadi acuan pencinta skuter baik nasional, maupun internasional,” katanya.

Selain itu, menurut Ilunk perhatian Mas Dhito kepada penggemar Vespa juga menjadi magnet tersendiri untuk mendatangkan para pencinta kendaraan buatan Eropa tersebut ke Kota Kediri.

“Mas Dhito ini mase cah skuter. Jadi sudah seperti saudara sendiri,” tuturnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau