Advertorial

Di Tablig Akbar Muhammadiyah, Mas Dhito Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Kabupaten Kediri

Kompas.com - 14/08/2022, 23:04 WIB

KOMPAS.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri acara tablig akbar bertajuk "Semarak Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah Ke-48" di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (14/8/2022).

Dalam acara tersebut, Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito itu mengajak hadirin tablig akbar untuk bersatu dalam pembangunan Kabupaten Kediri. Hal ini disaksikan juga oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Profesor Haedar Nashir. 

"Harapan saya satu, semoga ke depannya seluruh warga Muhammadiyah, baik ibu-ibu anggota Aisyiyah maupun bapak-bapaknya terus bersatu padu bagaimana membangun Kabupaten Kediri yang lebih baik," kata Mas Dhito.

Sejak berdiri 110 tahun lalu, Muhammadiyah memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional. Amal usaha organisasi Islam ini pun cukup banyak dan berkembang pesat.

Di sektor pendidikan, Mas Dhito menyebutkan bahwa sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Kediri terbilang cukup banyak. Kontribusi nyata Muhammadiyah juga terlihat di sektor kesehatan.

"Saat awal pandemi Covid-19, saya ingat betul, salah satu organisasi yang pertama kali membentuk tanggap bencana Covid-19 (di Kabupaten Kediri) itu adalah Muhammadiyah," ungkapnya. 

Karena itu, Mas Dhito yakin bahwa organisasi keagamaan tersebut mampu memberikan motivasi dan pencerahan bagi kehidupan beragama.

Pada kesempatan sama, Mas Dhito mengapresiasi hadirin tablig akbar "Semarak Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah Ke-48". Ia mengaku tak percaya acara tersebut bisa mendulang antusiasme tinggi dari masyarakat. Saking banyaknya peserta, lantai dua tempat pelaksanaan tablig akbar juga penuh.

"Biasanya (yang dipakai) itu cuma di lantai satu. Namun, ketika saya masuk, saya lihat lantai dua sudah full. Begitu juga area depan. Ini berarti, animo dan semangat masyarakat sangat-sangat luar biasa," ucapnya.

Sebagai antisipasi, Mas Dhito berjanji akan menyediakan fasilitas yang lebih memadai jika Muhammadiyah ingin menggelar acara yang lebih besar pada tahun depan. 

Untuk diketahui, dalam acara itu, Mas Dhito bersama Profesor Haedar Nashir menandatangani prasasti peresmian amal usaha yang dijalankan Muhammadiyah di Kabupaten Kediri.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau