Advertorial

Eka Hospital Group Jalin Kerja Sama dengan Cedars-Sinai Hospital

Kompas.com - 25/08/2022, 12:14 WIB

KOMPAS.com – Eka Hospital Group resmi menjalin kerja sama dengan Cedars-Sinai Hospital yang berada di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), Rabu (24/8/2022).

Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan Eka Hospital Group terkait pelatihan penanganan kegawatdaruratan yang dilaksanakan pada 22-23 Agustus 2022.

Penandatangan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Chief Operation Officer (COO) Eka Hospital Group Drg Rina Setiawati dan Vice President and Medical Director International Cedars-Sinai Hospital Dr Heitham Hassoun di The Westin, Jakarta.

Adapun kegiatan itu turut dihadiri oleh direksi dari Eka Hospital, Sinar Mas, dan Cedars-Sinai Hospital.

Dalam perjanjian tersebut, kedua belah pihak akan menjalin kerja sama selama tiga tahun.

Untuk diketahui, Cedars-Sinai Hospital dikenal sebagai pusat ilmu kesehatan akademik multispesialis karena telah melatih para profesional medis lebih dari 80 residensi dan telah berkomitmen selama 100 tahun di bidang kesehatan.

Tak hanya itu, institusi tersebut juga menyediakan beasiswa di bidang khusus dan subspesialisasi serta program pascasarjana.

Berkat itu, Cedars-Sinai Hospitals secara konsisten dinobatkan sebagai salah satu rumah sakit (RS) Terbaik di AS oleh US News and World Report dan menempati urutan ke-2 di California.

Rina mengatakan, kerja sama dengan Cedars-Sinai Hospital merupakan langkah awal dari terjalinnya hubungan antara kedua institusi dalam bidang quality improvement. Utamanya, pada berbagai aspek pelayanan di RS, seperti instalasi gawat darurat (IGD) serta penanganan pasien dalam kondisi gawat dan darurat.

“Eka Hospital ingin memberikan yang terbaik bagi Indonesia, terutama dalam bidang kesehatan. Dalam kerja sama ini, nantinya akan ada transfer pengetahuan dan pengalaman dari Cedars-Sinai Hospital,” ujar Rina dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (24/8/2022).

Sementara itu, Managing Director Sinar Mas Saleh Husin mengatakan, kualitas layanan Eka Hospital akan terus ditingkatkan seiring kemajuan teknologi kedokteran saat ini.

“Peningkatan kemampuan tenaga kesehatan harus selalu ditingkatkan sesuai dengan perkembangan teknologi yang terjadi. Meski begitu, sentuhan kemanusiaan juga tetap nomor satu. Kerja sama antara dua negara saya rasa penting untuk mempererat hubungan secara langsung di bidang kesehatan,” jelas Saleh.

Respons pemerintah

Seperti diketahui, upaya transformasi terhadap sistem kesehatan nasional adalah salah satu tugas yang diamanahkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Oleh karena itu, kerja sama yang terjalin antara Eka Hospital dengan Cedars-Sinai Hospital mendapat respons positif dari Kemenkes.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia dr Dante Saksono Harbuwono mengatakan, menjalin kerja sama dengan RS terbaik dunia merupakan salah satu perwujudan dari program transformasi yang diamanahkan oleh presiden.

Penandatanganan MoU antara Eka Hospital dengan Cedars-Sinai Hospital.Dok. Eka Hospital Penandatanganan MoU antara Eka Hospital dengan Cedars-Sinai Hospital.

“Saya berharap, kerja sama ini bisa mendorong pelayanan RS di Indonesia, baik swasta maupun pemerintah, agar bisa setara dengan RS luar negeri. Tidak hanya untuk melayani pasien dalam negeri, tetapi juga menarik pasien luar negeri,” ujar dr Dante.

Eka Hospital Group sebagai jaringan RS swasta di Indonesia memiliki misi untuk memberikan pelayanan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Salah satu bentuk pelayanan tersebut adalah modernisasi secara konsisten di berbagai aspek, seperti pelayanan, pengembangan penelitian dan ilmu pengetahuan, serta turut berperan aktif dalam memajukan pendidikan kedokteran di Indonesia.

Tak hanya itu, dengan dukungan fasilitas serta kemampuan para dokter dan tenaga medis yang unggul, Eka Hospital Group optimistis dapat bersaing secara global. Utamanya, pada bidang ortopedi dan jantung, seperti yang telah diakui oleh Cedars-Sinai Hospital.

Dari sisi kemajuan teknologi, saat ini, Eka Hospital tengah melakukan digitalisasi terhadap sejumlah layanannya, seperti pada pelayanan self check-in dengan menggunakan mesin kiosk.

Berkat peningkatan kualitas tersebut, Eka Hospital Bumi Serpong Damai (BSD) berhasil mendapatkan akreditasi internasional dari Joint Commission International (JCI) sejak 2010.

Kala itu, Eka Hospital BSD merupakan RS internasional termuda di Indonesia yang mendapatkan prestasi internasional setelah dua tahun masa operasi.

Sebagai informasi, JCI adalah organisasi nirlaba yang berpusat di AS dan memiliki dedikasi untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan kualitas layanan kesehatan tingkat internasional.

Selain itu, pada 2021, Eka Hospital juga mendapatkan penghargaan “The Most Innovative Hospital 2021” pada kategori The Best Healthcare Companies yang diselenggarakan CNBC Indonesia dalam ajang CNBC Awards.

Bagi Eka Hospital, institusi pelayanan jasa kesehatan memiliki andil besar dalam membekali dan mencetak tenaga kesehatan yang profesional di bidang medical emergency.

Maka dari itu, Eka Hospital berharap, kerja sama dengan Cedars-Sinai Hospital dapat memberikan kontribusi dalam penanganan kesehatan di Indonesia, terutama di bidang kegawatdaruratan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau