Advertorial

Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan Stok BBM Subsidi bagi Masyarakat

Kompas.com - 03/09/2022, 15:56 WIB

KOMPAS.com – Di tengah peningkatan konsumsi bahan baku minyak (BBM) bersubsidi, badan usaha sekaligus Subholding Commercial and Trading PT Pertamina (Persero), Pertamina Patra Niaga, terus berupaya memastikan ketersediaan dan distribusi stok Pertalite dan Solar di pasaran.

 Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, konsumsi kedua BBM tersebut berada di angka 85 persen dari total konsumsi BBM nasional. Untuk itu, stok dan penyaluran Pertalite dan Solar merupakan tanggung jawab Pertamina Patra Niaga.

“Terjadi peningkatan rata-rata konsumsi harian Pertalite dan Solar secara nasional. Kebutuhan yang sangat besar ini harus diimbangi dengan ketersediaan stok. Oleh sebab itu, Pertamina berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan ini,” jelas Irto dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (3/9/2022).

Terkait ketersediaan stok, Irto mengatakan bahwa stok Pertalite dan Solar pada Jumat (2/9/2022) berada di angka aman, yakni Pertalite di level 18 hari dan Solar di level 20 hari. 

Tak hanya terus memproduksi kedua BBM tersebut, Pertamina juga memonitor proses distribusi BBM dari hulu ke hilir secara real-time melalui Pertamina Integrated Enterprise Data and Center Command (PIEDCC).

“Melalui PIEDCC, Pertamina dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam memastikan ketersediaan stok BBM hingga di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU),” tuturnya. 

Sebagai contoh, kata Irto, ketika stok di salah satu SPBU sudah menipis, pihaknya bisa mengalihkan distribusi dan menjadikan SPBU itu sebagai prioritas.

“Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian berlebihan,” jelasnya.

 Mengingat Pertalite dan Solar merupakan bagian dari BBM subsidi, Irto mengimbau agar penggunaannya hanya ditujukan bagi masyarakat yang berhak. Karena itu, Pertamina Patra Niaga akan terus menggandeng masyarakat, pemerintah, serta seluruh pihak terkait dalam pengawasan Pertalite maupun Solar.

“Harapannya, Pertalite dan Solar benar-benar dinikmati masyarakat yang membutuhkan. Jika melihat adanya indikasi penyalahgunaan atau kecurangan, masyarakat dapat melaporkan langsung ke aparat yang berwenang,” imbuh Irto.

Untuk informasi terkait seluruh produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat langsung menghubungi Pertamina Call Center (PCC) di 135.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau