Advertorial

Pastikan Kelancaran Penyelenggaraan ETWG dan ETMM G20, ICON+ Pasok Jaringan Internet Andal

Kompas.com - 08/09/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN melalui anak usahanya, ICON+, berhasil memasok jaringan internet andal bagi penyelenggaraan Energy Transition Ministerial Meeting (ETMM) dan Energy Transition Working Group (ETWG) #3.

Sebagai informasi, kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara pada pertemuan Group of Twenty (G20) 2022 di Nusa Dua, Bali.

Direktur Utama ICON+ Yuddy Setyo Wicaksono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan kebutuhan internet di tiga lokasi penyelenggaraan ETWG dan di satu lokasi kegiatan ETMM.

Untuk ETWG, sejauh ini, ICON+ sudah menyiapkan kebutuhan internet di lokasi acara yang diadakan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 24-25 Maret 2022, Labuan Bajo 23-24 Juni 2022, dan Bali 31 Agustus-1 September 2022.

"Kami berterima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang telah memercayakan pemenuhan kebutuhan layanan internetnya kepada ICON+. Kami bersyukur, seluruh kebutuhan tersebut dapat kami penuhi dengan baik," ujar Yuddy dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (7/9/2022).

Yuddy menambahkan, ICON+ memiliki jaringan kabel optik bawah laut yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali secara redundan.

ICON+ dikatakan memiliki jaringan kabel optik bawah laut yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali secara redundan. Dok. PLN ICON+ dikatakan memiliki jaringan kabel optik bawah laut yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali secara redundan.

Keberadaan kabel tersebut dinilai mampu memberikan jaminan keandalan layanan jaringan yang disiapkan dalam orde gigabita (GB), yakni dengan konfigurasi lebih dari 70 akses poin di seluruh ruangan pada tempat berlangsungnya acara.

"PLN melalui ICON+ siap mendukung kebutuhan internet demi menyukseskan pelaksanaan Presidensi G20," terang Yuddy.

Di sisi lain, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, layanan internet broadband PLN merupakan bentuk diversifikasi bisnis demi menghadapi tantangan zaman sekaligus untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Maka dari itu, PLN memaksimalkan semua aset yang dimiliki untuk menjalankan bisnis layanan internet tersebut.

"Kami ingin menunjukkan bahwa bisnis jaringan information and technology (IT), khususnya internet broadband PLN, siap untuk memberikan layanan terbaik. Keandalan layanan IT PLN diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada seluruh tamu delegasi," ucap Darmawan.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyampaikan, kehadiran internet andal jadi kebutuhan penting bagi penyelenggaraan rangkaian acara G20. Utamanya, untuk acara presidensi yang akan berlangsung pada November 2022.

PLN memaksimalkan semua aset yang dimiliki untuk menjalankan bisnis layanan internet broadband. Dok. PLN PLN memaksimalkan semua aset yang dimiliki untuk menjalankan bisnis layanan internet broadband.

"Berbagai sarana dan prasarana sudah dibangun, tapi kalau tidak ada internet yang baik, tentu G20 tidak bisa berjalan baik. Kami telah menyiapkan jaringan tulang punggung broadband. Redudansinya kami siapkan jaringan tulang punggung fiber optic. Selain itu, satelit, radio link, infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta seluruh operator telekomunikasi dan fiber optic juga sudah disiagakan," kata Johnny.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau