Advertorial

Pertamina Bantu 455 UMKM Binaan Go Global, Ini Strateginya

Kompas.com - 11/09/2022, 12:01 WIB

KOMPAS.com – Pertamina memberikan bantuan kepada 455 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaannya yang telah berhasil go global. Sebagai informasi, pembinaan UMKM go global merupakan bentuk tanggung jawab sosial lingkungan prioritas dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Deputi SDM, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata menjelaskan bahwa Kementerian BUMN dan BUMN terus mendorong UMKM untuk dapat berkembang melalui berbagai program pembinaan. Tujuannya, agar produk lokal bisa bersaing dengan produk-produk luar negeri.

"BUMN konsisten mengikutsertakan UMKM Indonesia yang memiliki kualitas produk bagus untuk bisa berpartisipasi dalam pameran di luar negeri. Salah satu tujuannya sebagai media promosi bagi produk-produk UMKM kita," ujar Tedi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (11/9/2022).

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pertamina telah melakukan pembinaan UMKM melalui Program UMK Academy. Program tersebut memberi pembinaan dengan empat tahap, yakni Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.

Salah satu UMKM binaan Pertamina yang telah mencapai tahap Go Global adalah Waroeng Disabilitas Sasirangan. UMKM asal Balikpapan, Kalimantan Selatan, yang memproduksi pakaian dan aksesori berbahan kain Sasirangan ini turut berpartisipasi dalam pameran Tong Tong Fair 2022 di Belanda.

“Saya sangat senang dapat mengikuti pameran di Belanda. Bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada Pertamina sebagai perantara,” ujar pemilik Waroeng Disabilitas Sasirangan, Norhidayah.

Norhidayah mengaku bangga karena produk-produk berbahan kain tradisional khas Kalimantan Selatan yang dibuat oleh anak-anak disabilitas tersebut dapat dipamerkan di event internasional. Keberhasilan ini menambah semangat dan kepercayaan dirinya bahwa produk anak berkebutuhan khusus mampu bersaing dengan produk dari mancanegara. 

Pertamina bantu UMKM binaannya tampil di Tong Tong Fair 2022 di Belanda 

Dok. Pertamina Pertamina bantu UMKM binaannya tampil di Tong Tong Fair 2022 di Belanda

Selain Waroeng Disabilitas Sasirangan, Ima Ecoprint juga menjadi UMKM binaan Pertamina lainnya yang tampil di Tong Tong Fair 2022. Ismawati sebagai pemilik UMKM asal Dumai, Riau, ini mengaku senang karena produk-produknya mendapatkan antusiasme tinggi dari konsumen di luar negeri.

"Selain dijual di Indonesia, produk saya banyak mendapat pesanan dari Negeri Jiran, Malaysia," tuturnya.

Ismawati berharap produk Ima Ecoprint dan UMKM binaan Pertamina lainnya akan selalu diikutsertakan dalam banyak kegiatan pameran di luar negeri. Dengan strategi tersebut, UMKM dapat mengembangkan bisnis di pasar internasional.

Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) & Small Medium Enterprise Partnership Program (SMEPP) Management Pertamina Fajriyah Usman mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah pendampingan kepada UMKM binaannya agar tumbuh dan mampu bersaing di kancah global.

“Pertamina memiliki program UMK Academy, di mana pelaku UMK dikelompokan berdasarkan kemampuan dan kapabilitasnya yang disesuaikan dengan roadmap UMK binaan, sehingga dapat dilakukan pemantauan dengan lebih mudah dan terukur,” tegasnya.

Untuk diketahui, kelas UMK Academy Go Global menyasar kepada UMKM binaan yang sudah siap mengekspor produknya. Kesiapan tersebut berkat pembekalan seputar strategi penentuan harga, kelayakan produk, pengenalan world market, optimalisasi produksi berkelanjutan, dan wawasan lingkungan.

“Pertamina akan terus meningkatkan partisipasi para mitra binaannya untuk bisa mengikuti pameran, baik di dalam maupun luar negeri, sehingga produk-produk lokal mendapat tempat di pasar global serta ada multiplier effect terhadap perekonomian UMKM dan nasional,” ucap Fajriyah.

Program pembinaan UMKM, lanjut dia, sejalan dengan dukungan Pertamina untuk mencapai poin kedelapan dari Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs), yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang diwujudkan melalui program pendanaan dan pembinaan UMKM.

Fajriyah menegaskan bahwa Pertamina juga terus berupaya mendorong setiap mitra binaannya menjadi UMKM Go Global melalui berbagai program dan semangat energizing your future.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau