Advertorial

Ludes Terjual, Produk UMKM Mitra Binaan Pertamina Laku di Pasar Belanda

Kompas.com - 15/09/2022, 18:11 WIB

KOMPAS.com – Produk dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mitra binaan Pertamina habis terjual pada Tong Tong Fair 2022 yang digelar di Den Haag, Belanda, pada Kamis (1/9/2022) hingga Minggu (11/9/2022). Bahkan, sebagian produk telah habis terjual meskipun pameran yang dikunjungi lebih dari 70.000 orang itu masih berlangsung.

Salah satu produk UMKM mitra binaan Pertamina yang dipamerkan pada gelaran tersebut adalah produk makanan. Beberapa mitra binaan yang ikut adalah Dapur Bunda Duri, De Harvest Jaya, dan Bakul Jamu Euis.

Ada pula produk fesyen, seperti Cetak Godhong, Dela Tapis, dan Sasirangan, serta produk kerajinan tangan, seperti Joglo Ayu Tenan dan Bahalap.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Belanda HE Mayerfas menyambut baik penyelenggaraan Tong Tong Fair 2022 yang sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

“Ini merupakan pengalaman pertama bagi saya sejak penugasan sebagai dubes di Belanda. Saya sangat senang melihat antusiasme dan respons masyarakat. Bahkan, mereka (calon pengunjung) sampai kehabisan tiket,” ujar Mayerfas dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (15/9/2022).

Dalam kesempatan itu, dia juga menyambut baik keikutsertaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang membawa sejumlah produk UMKM mitra binaannya. Menurut dia, dukungan BUMN membuat UMKM memiliki daya saing global (go global).

Sebagai informasi, Kementerian BUMN turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Tong Tong Fair 2022 dengan membuka paviliun Roemah BUMN. Paviliun ini memfasilitasi keikutsertaan berbagai UMKM mitra binaan BUMN di Indonesia, termasuk UMKM mitra binaan Pertamina.

Adapun Pertamina hadir dengan membawa 175 jenis produk unggulan yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti Yogyakarta, Balikpapan, Dumai, Banjarmasin, Pontianak, Lampung, dan Tomohon.

Sebelum dipamerkan di festival internasional itu, produk-produk tersebut telah melewati proses kurasi dengan memperhatikan mutu produk, kualitas, dan level yang sesuai kebutuhan pasar global.

Pemilik Dapur Bunda Duri, Diah Novi Wulandari, mengatakan bahwa dirinya merasa bangga telah mengharumkan nama Kota Duri, Riau, melalui produk rubik (keripik) balado yang dibawanya pada pameran tersebut.

“Saya merasa bangga. Produk rubik balado bisa lulus kurasi (dan dipamerkan) di Belanda,” ujar Diah.

Untuk diketahui, Diah telah menjadi UMKM mitra binaan Pertamina sejak 2020. Kini, dia mempekerjakan lebih dari 15 karyawan dan melibatkan lebih dari 70 mitra UMKM di Kota Duri untuk menjalankan usaha Dapur Bunda Duri.

UMKM mitra binaan Pertamina tampil pada Tong Tong Fair 2022 yang digelar di Den Haag, Belanda, pada Kamis (1/9/2022) hingga Minggu (11/9/2022). Dok. Pertamina UMKM mitra binaan Pertamina tampil pada Tong Tong Fair 2022 yang digelar di Den Haag, Belanda, pada Kamis (1/9/2022) hingga Minggu (11/9/2022).

Dirinya sempat tidak menyangka bahwa produknya akan diminati warga Den Haag dan sekitarnya. Bahkan, produk ini habis terjual kurang dari satu minggu.

Pengalaman serupa dituturkan pemilik Cetak Godhong, Endah Hariyani. Produk ecoprint ini mendapatkan respons positif dari pengunjung Tong Tong Fair 2022.

“Saya tidak pernah memimpikan produk Cetak Godhong bisa ikut serta dalam Tong Tong Fair di Belanda,” kata Endah.

Sebagai informasi, ecoprint Cetak Godhong merupakan kain handmade ramah lingkungan yang menggunakan bahan alami dalam pencetakan dan pewarnaannya.

Bahkan, Endah membuat motif dari daun secara manual, yakni dengan cara ditempel sampai timbul motif pada kain. 

Penggunaan daun dari berbagai jenis tumbuhan itu memberikan kesan eksklusif. Pasalnya, setiap produk memiliki desain yang berbeda.

Dukungan Pertamina

Dalam kesempatan sama, Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) dan Small Medium Enterprise Partnership Program (SMEPP) Pertamina, Fajriyah Usman, menilai bahwa UMKM mitra binaan Pertamina berhasil menyajikan produk lokal berkualitas yang memiliki nilai seni dan budaya tinggi pada gelaran Tong Tong Fair 2022.

“Banyak pengunjung yang datang. Mereka terlihat menikmati suguhan produk dan merasa antusias dengan adanya undian lucky dip yang diberikan. Selain itu, UMKM mitra binaan Pertamina pun mencatatkan penjualan signifikan,” jelas Fajriyah.

Fajriyah berharap, Tong Tong Fair 2022 dapat mengakomodasi harapan dan aspirasi UMKM mitra binaan Pertamina sekaligus mendorong jiwa kemandirian para mitra untuk menjadi pengusaha yang tangguh dan profesional.

UMKM mitra binaan Pertamina tampil pada Tong Tong Fair 2022 yang digelar di Den Haag, Belanda, pada Kamis (1/9/2022) hingga Minggu (11/9/2022). 

Dok. Pertamina UMKM mitra binaan Pertamina tampil pada Tong Tong Fair 2022 yang digelar di Den Haag, Belanda, pada Kamis (1/9/2022) hingga Minggu (11/9/2022).

Melalui kerja sama dengan Atase Perdagangan Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Belanda, produk UMKM mitra binaan Pertamina bisa dipajang di House of Indonesia.

Adapun House of Indonesia adalah trade and investment house yang dibuat sebagai fasilitas one stop shopping untuk menampilkan berbagai informasi mengenai produk perdagangan Indonesia. Dengan demikian, calon investor atau pelaku bisnis Eropa pun bisa mendapatkan informasi komprehensif.

“Hal tersebut membuka peluang besar bagi para UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran di luar negeri,” ujar Fajriyah.

Keterlibatan UMKM mitra binaan dalam ajang Tong Tong Fair 2022 merupakan salah satu dukungan BUMN dalam pencapaian environmental, social and governance (ESG).

Acara tersebut juga diharapkan dapat membantu pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 8, yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang diwujudkan melalui program pendanaan dan pembinaan UMKM.

Menurut Fajriah, dukungan Pertamina terhadap UMKM juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) demi mewujudkan kebermanfaatan ekonomi di masyarakat dan menggerakkan perekonomian nasional.

Melalui berbagai program UMKM serta semangat Energizing Your Future, Pertamina berupaya untuk mendorong setiap mitra binaan UMKM untuk naik kelas dan go global.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau