Advertorial

"Mencari Kebenaran, Bukan Pembenaran" Jadi Tema HUT Ke-27 Kompas.com

Kompas.com - 16/09/2022, 10:33 WIB

KOMPAS.com – Berdiri sejak 1995, Kompas.com genap berusia 27 tahun pada Rabu (14/9/2022). Adapun perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kompas.com mengusung tema “Mencari Kebenaran, Bukan Pembenaran”

Untuk merayakan hari jadi tersebut, Kompas.com mengadakan serangkaian kegiatan berupa pembagian donasi pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini dilakukan Kompas.com dengan harapan dapat membuka wawasan dan keran informasi.

Kegiatan tersebut pun sejalan dengan kampanye yang diusung oleh perusahaan, yakni #JernihMelihatDunia.

Selain itu, diadakan pula agenda ziarah ke makam para pendiri Kompas Gramedia dan rekan-rekan kerja yang telah lebih dulu menghadap Sang Pencipta. Tradisi ziarah ini dilakukan dengan gowes bersama dengan rute melewati makam pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama, di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Ziarah tersebut merupakan bentuk dedikasi dan rasa terima kasih kepada Jakob Oetama dan P K Ojong selaku pendiri Kompas Gramedia.

Kegiatan tradisi berziarah ditutup dengan pembagian bantuan kepada anak yatim dan/atau piatu akibat pandemi Covid-19. Adapun bantuan berupa beasiswa ini didapat dari keuntungan kanal Health Kompas.com.

Sebagai acara puncak sekaligus penutup rangkaian perayaan, Kompas.com menyelenggarakan seremoni secara hibrida di Gedung Kompas, Palmerah Selatan dan disiarkan pada kanal YouTube Kompas.com, Rabu.

Acara tersebut dihadiri oleh para petinggi Kompas Gramedia, yakni Chief Executive Officer (CEO) Kompas Gramedia Lilik Oetama, Vice President National News Directorate KG Media Budiman Tanuredjo, dan Chief Executive Officer KG Media Andy Budiman.

Hadir pula Direktur Utama Kompas TV Rikard Bagun, Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho, dan Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra.

Di balik tema “Mencari Kebenaran, Bukan Pembenaran

Seperti telah disebutkan, HUT ke-27 Kompas.com mengangkat tema “Mencari Kebenaran, Bukan Pembenaran”. Lewat tema ini, Kompas.com berharap bisa menjadi pegangan bagi masyarakat di tengah gegap gempita kabar hoaks dan kabar lain yang belum bisa diverifikasi kebenarannya.

Pasalnya, di tengah laju era transformasi digital saat ini, banyak informasi yang membanjiri sehingga masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, tepat, dan tepercaya kebenarannya.

Oleh karena itu, sejalan dengan tema yang diangkat, Kompas.com berupaya untuk selalu mencari kebenaran berdasarkan fakta, serta memberi berita dengan topik tak terbatas yang bersih dan berimbang.

Wisnu Nugroho mengatakan, upaya mencari kebenaran itu didasarkan pada fakta. Sementara, upaya mencari pembenaran didasarkan pada emosi dan opini.

“Upaya tersebut dilandaskan pada dasar jurnalistik paling klasik yang disebut oleh Bill Kovach dan Tom Rosenstiel, yakni tanggung jawab dan tugas utama jurnalistik adalah pada kebenaran,” ujar Wisnu.

Dibarengi dengan kampanye “Jernih Melihat Dunia”, Kompas.com memiliki misi untuk mengajak masyarakat membuka mata, menggali fakta, dan memahami makna. Pesan ini akan mewarnai kampanye dan kegiatan Kompas.com selama satu tahun ke depan.

Sebagai informasi, perayaan HUT Kompas.com pada 2021 bertajuk “Jernihkan Harapan”. Sepanjang 2022 hingga 2023, Kompas.com tetap dalam bingkai tema tersebut untuk melakukan beragam upaya, baik dari segi jurnalistik maupun kegiatan sosial, untuk memberikan harapan bagi masyarakat.

Ke depan, Kompas.com ingin terus menginspirasi masyarakat dengan menyajikan berita dan topik tak terbatas yang bersih dan berimbang. Upaya ini diharapkan dapat mendukung masyarakat agar bisa terus memilah fakta sejati melalui Kompas.com.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau