Advertorial

Ruangan Ber-AC Bikin Kulit Kering Hingga Picu Penuaan Dini, Ini Solusinya

Kompas.com - 16/09/2022, 11:24 WIB

KOMPAS.com - Setelah berpanas-panasan di luar ruangan, ngadem di ruangan dengan air conditioner (AC) yang memberikan udara sejuk sungguh terasa nyaman. Embusan angin dari AC seakan langsung mendinginkan tubuh dengan cepat.

Meski terasa nyaman, ternyata terlalu lama terpapar udara dingin dari AC tidak baik untuk kulit. Terlebih, pada bagian wajah yang tidak tertutup pakaian dan terpapar udara dingin secara langsung.

Dilansir dari Healthshots.com, Selasa (19/5/2022), udara dingin AC dapat membuat kulit menjadi kering. Hal ini disebabkan karena kadar air dalam kulit berkurang dan membuatnya dehidrasi, termasuk kulit wajah. Kondisi kulit yang kering dapat menimbulkan rasa gatal hingga tekstur kulit yang tidak rata.

Selain menyebabkan dehidrasi, paparan udara AC juga berpotensi mengurangi kadar minyak pada wajah. Ketika terpapar udara AC, suhu tubuh akan ikut turun. Hal ini memengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi minyak sehingga menyebabkan kulit menjadi kusam, kering atau dehidrasi, elastisitasnya berkurang, dan tampak tidak sehat.

Jika kondisi tersebut diabaikan, garis-garis halus akibat kulit kering dapat menyebabkan penuaan dini. Keriput pun akan lebih mudah muncul akibat elastisitas kulit berkurang.

Untuk menghindari masalah kulit kering, kamu bisa melakukan beberapa hal untuk menjaga kelembapan kulit. Terlebih jika kamu banyak menghabiskan waktu di ruangan ber-AC.

Pertama, pastikan konsumsi air yang cukup. Tidak hanya untuk tubuh, minum air yang cukup juga dapat menghidrasi kulit wajah selama berada di ruangan ber-AC.

Kedua, mengonsumsi makanan bernutrisi. Makanan yang bergizi, terutama yang banyak mengandung air, juga dapat menutrisi kulit wajah. Kamu bisa mengonsumsi alpukat, yoghurt, serta buah-buahan dan sayuran yang banyak mengandung air agar kulit tetap terhidrasi.

Moisturizer akan membantu menutrisi kulit dari lapisan luar.Dok. KOMPAS.com Moisturizer akan membantu menutrisi kulit dari lapisan luar.

Ketiga, gunakan pelembap wajah atau moisturizer secara rutin. Jika mengonsumsi makanan sehat menutrisi kulit dari dalam tubuh, moisturizer akan membantu menutrisi kulit dari lapisan luar. Bagi kamu sering berada di ruangan ber-AC, menggunakan moisturizer tidak boleh dilupakan.

Mengutip artikel Kompas.com, Senin (13/06/2022), moisturizer memiliki banyak manfaat bagi kulit, seperti menjaga kelembapan kulit, mengontrol minyak, hingga membuat kulit tampak lebih kencang dan terasa kenyal.

Ada banyak produk moisturizer yang bisa kamu pilih untuk melembapkan kulit wajah, seperti merek Dear Me atau moisturizer Hada Labo.

Dear Me moisturizer varian Skin Barrier Water Cream, misalnya, mengandung ekstrak semangka yang berfungsi sebagai anti-oksidan yang mampu melawan radikal bebas. Dengan formulasi cream-to-water, moisturizer ini memiliki tekstur ringan seperti air yang nyaman digunakan dan tanpa rasa lengket.

Produk Dear Me tersebut juga mengandung niacinamide yang dapat mendorong produksi ceramide untuk meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi garis-garis halus, dan mencerahkan wajah secara optimal.

Sementara itu, moisturizer Perfect 3D Gel Moisturizing dari Hada Labo mengandung hyaluronic acid yang menjadikan kulit lebih lembap, halus, dan lembut. Selain itu, jika dipakai secara rutin dapat membuat kulit dapat tampak lebih cerah, membantu menyamarkan noda hitam, dan mengurangi kulit kusam.

Perfect 3D Gel Moisturizing dari Hada Labo juga juga memiliki manfaat sebagai whitening dan anti-aging.

Kamu dapat beli kedua produk itu di Tokopedia dan manfaatkan diskon hingga cashback mulai dari 5 persen. Dapatkan pula promo menarik seperti bebas ongkos kirim (ongkir) dan penawaran lainnya.

Yuk, mulai rajin pakai moisturizer dan bantu lembapkan kulitmu untuk cegah penuaan dini!

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau