Advertorial

Tak Perlu Bingung, Ibu Bisa Siapkan Alat-alat Ini Saat Si Kecil Mulai MPASI

Kompas.com - 19/09/2022, 14:19 WIB

KOMPAS.com – Menginjak usia 6 bulan, si kecil mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping air susu ibu (MPASI). Ini berarti ibu harus pintar mengatur menu untuk mencukupi nutrisi buah hati.

Selain menu, ibu juga harus memperhatikan beberapa peralatan, baik untuk makan maupun memasak. Agar tidak kebingungan, berikut tiga peralatan yang perlu ibu siapkan selama masa MPASI si kecil.

  1. Peralatan makan

Hal pertama yang harus ibu siapkan sebelum si kecil mulai makan adalah alat makan. Berbeda dengan peralatan makan dewasa, ibu perlu memilih alat makan bayi yang tepat.

Agar si kecil tetam aman gunakan peralatan makan, seperti sendok makan bayi atau garpu, yang memiliki ujung tumpul. Dengan demikian, alat makan tersebut tidak berpotensi melukai si kecil.

Pastikan juga alat makan yang dipilih mudah digenggam oleh bayi agar ia dapat belajar menggunakannya sendiri.

Untuk piring dan mangkok, Anda bisa memilih alat makan yang tidak mudah bergeser. Hal ini penting dilakukan agar piring tetap di tempatnya saat si kecil tidak bisa diam.

Jangan lupa juga untuk selalu memperhatikan material bahan dari alat makan bayi yang akan digunakan. Pilihlah material yang aman digunakan anak-anak, termasuk bayi.

Terakhir, pastikan Anda telah mensterilkan peralatan makan yang akan digunakan si kecil. Hal ini wajib dilakukan untuk memastikan tidak ada kuman atau bakteri tertelan.

  1. Peralatan memasak

Selanjutnya, peralatan memasak harus ibu perhatikan dalam menyiapkan MPASI. Jika tidak memungkinkan membeli peralatan masak baru khusus MPASI, ibu bisa memanfaatkan peralatan memasak yang sudah ada.

Meski demikian, sebaiknya pisahkan peralatan masak yang akan digunakan untu makanan yang berbumbu atau pedas dan menu MPASI. Anda dapat menggunakan panci yang sudah dicuci bersih untuk membuat bubur atau menu MPASI di kecil.

Selain itu, perhatikan juga pisau dan talenan yang digunakan. Pisahkan peralatan untuk memotong bahan masakan mentah dan matang. Hal ini diperlukan untuk meminimalisasi bakteri yang mungkin masuk ke dalam makanan matang.

  1. Gunakan kursi makan bayi

Saat memberikan MPASI, banyak orangtua yang menyuapi dengan cara menggendong si kecil. Mungkin cara ini dianggap lebih praktis dan membuat si kecil makan dengan lahap.

Faktanya, komunikasi dari mata ke mata saat bayi makan menjadi kegiatan yang penting bagi tumbuh kembang si kecil. Maka dari itu, ibu dapat menyuapi si kecil dari posisi depan.

Ibu dapat menggunakan kursi makan bayi yang didesain khusus untuk memberikan kenyamanan bagi si kecil. Biasanya, kursi ini memiliki sandaran yang empuk agar si kecil juga dapat belajar duduk sendiri. Ibu juga tak perlu khawatir karena kursi makan bayi dilengkapi dengan sabuk pengaman agar si kecil tidak mudah jatuh.

Itulah tiga peralatan yang dapat disiapkan untuk MPASI si kecil. Anda dapat membeli peralatan-peralatan tersebut secara online melalui Tokopedia.

Berbagai jenis dan merek peralatan makan, memasak, hingga kursi makan bayi dapat Anda temukan di Tokopedia. Terlebih, Anda juga bisa mendapatkan sejumlah keuntungan, seperti gratis ongkos kirim, cashback, dan diskon pada kampanye tertentu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau