Advertorial

Kemendagri Dorong Percepatan Peresmian Pemprov Papua Pegunungan

Kompas.com - 06/10/2022, 17:01 WIB

KOMPAS.com - Kelompok Kerja (Pokja) III Satuan Tugas (Satgas) Pengawalan Daerah Otonom Baru (DOB) memastikan berbagai persiapan peresmian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan.

Persiapan tersebut, salah satunya, difokuskan pada perkembangan pemenuhan kebutuhan pemerintah daerah (pemda) di Provinsi Papua Pegunungan, seperti sarana dan prasarana, anggaran, serta kebutuhan aparatur sipil negara (ASN).

Ketua Pokja III sekaligus Direk

Pokja III Satgas Pengawalan Daerah Otonom Baru (DOB) dalam Rakor Persiapan Peresmian Pemprov Papua Pegunungan Dok. Kemendagri Pokja III Satgas Pengawalan Daerah Otonom Baru (DOB) dalam Rakor Persiapan Peresmian Pemprov Papua Pegunungan
tur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah (FDPPD) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumule Tumbo mengatakan, aspek yang harus dipastikan pemenuhannya adalah dukungan anggaran pemerintah kabupaten (pemkab) se-Provinsi Papua Pegunungan.

Sumule menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan pelaksanaan perjanjian pemberian hibah yang telah disepakati.

“Kami juga (memastikan) bahwa Pemkab Jayawijaya telah menyiapkan kelengkapan kantor, antara lain meubelair, mesin fotokopi, dan aset lain sesuai kebutuhan," ujar Sumule dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (6/10/2022).

Lebih lanjut Sumule mengatakan bahwa Satgas Pengawalan DOB telah menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang membahas jumlah organisasi perangkat daerah (OPD), sarana dan prasarana, serta ketersediaan ASN.

Rakor tersebut dihadiri oleh Bupati Jayawijaya, Bupati Yahukimo (Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jayawijaya, dan seluruh Sekretaris Daerah.

Hadir pula Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jayawijaya, Kapolres Yahukimo, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1702 Jayawijaya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) se-Provinsi Papua Pegunungan.

Sumule berharap, berbagai kebutuhan tersebut dapat terpenuhi sekitar 80 persen hingga 90 persen pada minggu ini. Kemudian, Satgas Pengawalan DOB akan melakukan finalisasi sejumlah aspek yang belum terpenuhi.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat membantu percepatan persiapan peresmian Provinsi Papua Pegunungan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau