Advertorial

Hadapi Musim Pancaroba, Selalu Sediakan Empat Hal Ini di Rumah

Kompas.com - 24/10/2022, 15:25 WIB

KOMPAS.com – Perubahan cuaca secara mendadak dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit. Terlebih, ketika musim pancaroba datang. Tak hanya hujan, cuaca mendung dan berangin juga dapat mengakibatkan imunitas tubuh melemah.

Agar tubuh siap menghadapi musim pancaroba, sebaiknya selalu siapkan empat hal berikut di rumah.

  1. Buah dan sayur

Pada musim pancaroba, tubuh membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi untuk menjaga daya tahan tubuh. Kebutuhan nutrisi bisa dipenuhi dari buah dan sayuran.

Seperti diketahui, buah dan sayur kaya akan mineral dan vitamin, serta antioksidan. Nutrisi tersebut berperan dalam memperkuat imunitas sehingga tubuh tidak mudah sakit.

Pada pagi hari, kamu bisa mengonsumsi jus buah favorit dengan campuran yoghurt yang juga baik untuk tubuh. Selain jus, kamu juga dapat mengonsumsi salad buah untuk camilan sore hari.

Begitu juga dengan sayuran. Kamu bisa membuat menu makan siang dengan bermacam sayuran segar. Sop sayuran, misalnya, dapat membantu meningkatkan stamina dan membuat tubuh menjadi lebih hangat.

Campuran bermacam buah dan sayuran akan membantu melengkapi kebutuhan vitaminmu. Terlebih, jika kamu menggunakan buah dan sayur dengan berbagai warna. Selain menyehatkan, tampilan yang cantik dapat menggugah selera makan.

  1. Empon-empon

Selain sebagai bumbu dapur, empon-empon atau tanaman herbal dapat digunakan untuk menjaga imunitas tubuh.

Jahe, misalnya, mengandung vitamin C dan magnesium dapat membantu memperkuat imun tubuh. Selain itu, jahe juga memiliki kandungan gingerols, shogoals, dan zingerones yang berfungsi sebagai antioksidan.

Kamu bisa mengolah jahe sebagai minuman dengan merebusnya, lalu tambahkan lemon dan madu agar lebih nikmat. Minuman ini bisa menghangatkan badan saat cuaca berangin atau selepas kehujanan.

  1. Suplemen vitamin

Selama masa pandemi Covid-19, masyarakat telah terbiasa mengonsumsi suplemen vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Hal ini juga bisa diterapkan selama musim pancaroba.

Oleh karena itu, paling tidak kamu bisa menyiapkan suplemen vitamin C dan vitamin D di rumah. Vitamin C dapat mendorong produksi sel darah putih dan menjaga kekebalan tubuh.

Sementara itu, vitamin D bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi.

Jika tidak mau repot, kamu bisa menyediakan suplemen multivitamin yang dalam setiap dosisnya sudah mengandung beberapa vitamin, seperti vitamin C, A, D, E, dan B kompleks.

  1. Obat-obatan

Hal terakhir yang sebaiknya selalu tersedia di rumah adalah obat-obatan, terutama obat batuk dan flu. Pasalnya, dua penyakit ini yang kerap dikeluhkan masyarakat selama musim pancaroba.

Obat batuk, seperti Siladex, dapat menjadi pilihan. Obat batuk sirup bebas alkohol dan gula ini dapat membantu meredakan batuk berdahak.

Jika menyukai kandungan herbal, kamu bisa memilih obat batuk OB Herbal yang mengandung jahe, jeruk nipis, dan licorice. Bahan-bahan ini dapat membantu meredakan batuk dan melegakan tenggorokan.

Selain obat batuk sirup, kamu bisa menyediakan obat batuk tablet, seperti Bodrex Flu dan Batuk. Tak hanya meredakan batuk, obat ini juga dapat mengatasi gejala flu, seperti demam, bersin-bersin, dan hidung tersumbat.

Itulah empat hal yang perlu kamu sediakan di rumah selama musim pancaroba. Kamu tak perlu takut kehujanan saat membelinya. Pasalnya, kamu bisa membelinya secara online melalui Tokopedia.

Tokopedia menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti buah dan sayur, bumbu dapur, vitamin, serta bermacam obat-obatan. Agar aman, kamu bisa memilih toko resmi serta melihat rating dan testimoni dari pembeli lain.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau