Advertorial

Sinergi PNM dan Kementerian ATR/BPN Dorong Percepatan Program Pendaftaran Tanah

Kompas.com - 05/11/2022, 12:32 WIB

KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait percepatan pendaftaran tanah, asistensi pencegahan, permasalahan tanah, dan pemberdayaan tanah masyarakat.

Kemitraan itu diresmikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto di ajang pameran Indonesia UMKM Expo di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/11/2022)

Arief mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan untuk mengoptimalisasi sinergi pelaksanaan tugas di bidang tanah serta pemberdayaan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk membantu memajukan ekonomi kerakyatan Indonesia.

Perjanjian itu, lanjut Arief, juga tidak hanya berlaku bagi PNM tetapi juga bagi anak usaha serta afiliasi PNM.

“Kami berharap, PNM mampu membantu mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia lebih cepat dengan pemetaan data yang tepat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (5/11/2022).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Menteri ATR/BPN Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki, Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni, serta para jajaran staf Kementerian ATR/BPN.

Sebagai informasi, hingga Kamis PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 156,8 triliun kepada 13 juta nasabah PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Saat ini, PNM memiliki 4.197 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMKM di 34 provinsi, 513 kabupaten dan kota, serta 5.640 kecamatan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau