Advertorial

Dukung Pembangunan IKN Nusantara, BNN Bangun BNNK di Penajam Paser Utara

Kompas.com - 11/11/2022, 16:15 WIB

KOMPAS.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Petrus Reinhard Golose mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dukungan ini diwujudkan dengan memastikan pembangunan wilayah IKN yang bersih dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (narkoba).

Hal itu disampaikan Petrus saat mengunjungi Titik Nol IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Kamis (10/11/2022).

"Berkaitan dengan IKN, kami juga akan membangun Badan Narkotika Nasional Kabupaten atau Kota (BNNK) di Kabupaten Penajam Paser Utara," ujar Petrus dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (11/11/2022)

Petrus menambahkan, pendirian laboratorium narkotika di Samarinda, Kaltim, yang diresmikan pada Rabu (9/11/2022) merupakan wujud dukungan BNN terhadap IKN.

Untuk diketahui, laboratorium tersebut dibangun di atas lahan seluas 1.289,75 meter persegi (m2) yang berlokasi di Kecamatan Tanah Merah, Samarinda.

Selain karena diperlukan oleh penyidik untuk pro justitia, imbuh Petrus, laboratorium narkotika Samarinda juga dibutuhkan untuk mendeteksi new psychoactive substances (NPS) yang beredar di Indonesia, khususnya di Kalimantan

“Kami berharap, laboratorium narkotika di Samarinda dapat membantu mempercepat penanganan permasalahan narkotika untuk mewujudkan Indonesia maju bersih narkoba (Bersinar),” kata Petrus.

Sebagai informasi, bertepatan dengan Hari Pahlawan yang jatuh pada Kamis, mars BNN dikumandangkan di IKN Nusantara.

Petrus bersama para jenderal ikut menyanyikan mars BNN guna menggelorakan perang terhadap narkotika.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau