Advertorial

Kobarkan Semangat Cinta Tanah Air, Pemkab Kediri Gelar Gebyar Kebangsaan 2022

Kompas.com - 14/11/2022, 13:22 WIB

KOMPAS.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Pahlawan yang jatuh setiap 10 November, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar acara Gebyar Kebangsaan 2022.

Adapun acara tersebut digelar pada Sabtu (12/11/2022) hingga Senin (14/11/2022) di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Bupati Hanindhito Himawan Pramana melalui Pelaksana Tugas Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri Solikin menyampaikan, acara tersebut diharapkan dapat menguatkan semangat patriotisme dan cinta Tanah Air generasi penerus di Bumi Panjalu.

Salah satu kegiatan dalam acara Gebyar Kebangsaan 2022 adalah lomba kreasi baris berbaris yang diikuti 22 sekolah menengah atas (SMA) se-Kabupaten Kediri.

Di Gebyar Kebangsaan 2022 juga dipamerkan dokumentasi perjuangan pahlawan, serta kendaraan tempur dan senjata api.Dok. Pemkab Kediri Di Gebyar Kebangsaan 2022 juga dipamerkan dokumentasi perjuangan pahlawan, serta kendaraan tempur dan senjata api.

"Pelaksanaan lomba kreasi baris berbaris bertujuan untuk membangun kreativitas, sportivitas, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan dan solidaritas para pelajar di Kabupaten Kediri yang merupakan generasi penerus," katanya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (12/11/2022).

Adapun penilaian lomba kreasi baris berbaris terdiri dari tiga kategori, yakni praktik peraturan baris-berbaris (PBB,) formasi, dan variasi.

Selain lomba kreasi baris berbaris, dalam Gebyar Kebangsaan 2022 juga diadakan pameran kebangsaan berupa dokumentasi perjuangan pahlawan dari Kediri, kendaraan tempur serta berbagai jenis senjata api oleh Brigade Infanteri (Brigif) Mekanis 16/Wira Yudha.

Dokumentasi sejarah perjuangan.Dok. Pemkab Kediri Dokumentasi sejarah perjuangan.

Pada Minggu (13/11/2022), akan digelar panggung kebangsaan yang diisi pergelaran seni dan budaya, barongsai dan jaranan, tari nusantara, dan musik kontemporer.

"Pertunjukan musik kontemporer sudah jarang disaksikan. Ini menjadi salah satu wadah pertunjukan seni yang mendidik dan mengandung pesan moral budaya bangsa, seni yang bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman," ungkapnya.

Sementara itu, lanjutnya, pertunjukan seni dan budaya merupakan wadah pelestarian budaya bangsa, khususnya dari Kabupaten Kediri. Selain itu, dapat menjadi motivasi untuk menumbuhkembangkan potensi budaya daerah.

"Puncak acara pada Senin, akan diadakan seminar kebangsaan yang akan disiarkan secara live streaming di kanal Youtube Pemerintah Kabupaten Kediri," ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau