Advertorial

Bahas Isu Pertahanan dan Kedirgantaraan, Prabowo Dampingi Presiden Jokowi dalam Pertemuan Bilateral dengan Presiden Prancis

Kompas.com - 17/11/2022, 16:12 WIB

KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Pertemuan bilateral itu diadakan di sela-sela gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) di Hotel Apurva Kempinski, Bali, Selasa (15/11/2022).

“Sebuah kehormatan dapat bertemu lagi dengan Anda (Presiden Emmanuel Macron) di Bali,” kata Prabowo dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (17/11/2022).

Sebagai informasi, pertemuan itu turut dihadiri Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudirini dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron. 

Dok. Kementerian Pertahanan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Pada kesempatan itu, Prabowo bersama Presiden Jokowi dan Presiden Emmanuel membahas berbagai hal. Salah satunya, kerja sama pertahanan dan kedirgantaraan kedua negara yang tidak hanya berfokus pada pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga mencakup produksi bersama, ahli teknologi, dan investasi manufaktur.

“Saya harapkan, berbagai proyek pertahanan ini dapat segera ditindaklanjuti. Saya juga menyambut sambut baik rencana dialog 2+2 antara Menlu dan Menteri Pertahanan (kedua negara) untuk membahas isu-isu strategis di kawasan,” kata Presiden Jokowi. dalam kesempatan tersebut.

Selanjutnya, pertemuan tersebut juga membahas kerja sama strategi energi. Prabowo pun menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk memperkuat transisi energi baru terbarukan (EBT). 

Menyikapi hal itu, Presiden Macron pun mengapresiasi upaya Indonesia dan menyatakan siap memberikan dukungan. 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau