Advertorial

Hadiri Forum Bisnis UEA, Mitra Jaya Group Gandeng Burjeel Holdings UEA dalam Sinergi Investasi dan Pengelolaan Rumah Sakit

Kompas.com - 17/11/2022, 16:12 WIB

KOMPAS.com – Mitra Jaya Group menandatangani kerja sama strategis terkait investasi dan pengelolaan rumah sakit (RS) di Indonesia dengan penyedia layanan kesehatan terkemuka di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), yakni Burjeel Holdings Uni Emirat Arab (UEA).

Adapun penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada acara Forum Bisnis UEA yang digelar di sela gelaran Konferensi Tingkat Tinggi Group of Twenty (G20) pada Minggu (13/11/2022). Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Direktur Mitra Jaya Group Kuhan Selvaretnam mengatakan, salah satu poin dalam kerja sama tersebut adalah pembangunan RS Mitra Jaya bertaraf internasional. Fasilitas kesehatan ini akan dibangun di atas lahan seluas 6.533 meter persegi (m2) di Kembangan, Jakarta Barat.

Kuhan memaparkan bahwa proyek pembangunan rumah sakit tersebut sudah berjalan sejak November 2022 dan tengah memasuki tahap desain. Sementara, pengerjaan konstruksi akan dimulai pada Januari 2023 dan ditargetkan selesai pada Agustus 2024. Operasi rumah sakit ini direncanakan berjalan mulai September 2024.

“RS Mitra Jaya merupakan proyek rumah sakit pertama yang digarap oleh Divisi Kesehatan Mitra Jaya Group. Selanjutnya, perusahaan sedang menjajaki akuisisi atau kerja sama dengan RS lain di Jakarta,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (14/11/2022).

RS Mitra Jaya berstandar internasional yang akan dibangun di Jakarta Barat berkat kerja sama Mitra Jaya Group dan Burjeel Holdings.Dok. Mitra Jaya RS Mitra Jaya berstandar internasional yang akan dibangun di Jakarta Barat berkat kerja sama Mitra Jaya Group dan Burjeel Holdings.

Kuhan melanjutkan, RS Mitra Jaya merupakan wujud dari strategi perusahaan untuk mengembangkan lini usaha baru yang memiliki prospek bagus di masa mendatang.

Sejak 1981, Mitra Jaya Group telah menjalankan usaha di bidang konstruksi, pembangunan jalan tol, properti, dan pertambangan. Divisi Kesehatan sendiri merupakan merupakan lini bisnis terbaru Mitra Jaya Group.

Sementara itu, Burjeel Holdings didirikan oleh dr Shamsheer Vayalil pada 2007. Perusahaan ini menyediakan berstandar di seluruh jaringan perusahaan, mulai dari RS, pusat kesehatan, hingga apotek.

Hasilkan 16 MoU

Untuk diketahui, Forum Bisnis UEA merupakan pertemuan pemimpin bisnis dari Indonesia dan UEA. Forum ini digelar untuk menjajaki peluang kerja sama yang muncul antara komunitas bisnis di kedua negara.

Adapun Forum Bisnis UEA merupakan salah satu konferensi investasi besar pertama yang berlangsung sejak penandatanganan Perjanjian Kemitraan Komprehensif UEA-Indonesia pada Juli 2022. Hasil dari perjanjian tersebut akan diratifikasi dalam beberapa minggu mendatang.

Gelaran Forum Bisnis UEA kali ini berhasil menghasilkan 16 memorandum of understanding (MoU), termasuk MoU antara Mitra Jaya dan Burjeel Holdings.

Selain Luhut, Forum Bisnis UEA juga dihadiri oleh Menteri Negara Perdagangan Luar Negeri UEA Thani bin Ahmed Al Zeyoudi dan Menteri Negara UEA Ahmed Ali Al Sayegh.

Hadir pula Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdullah Al Dhaheri, Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Abu Dhabi Rashid Abdul Karim Al Balushi, Duta Besar Indonesia untuk UEA Husin Bagis, dan Ketua Kamar Dagang dan Investasi Indonesia (Kadin) M Arsjad Rasjid.

Selain itu, pertemuan juga dihadiri oleh sejumlah pejabat senior, pemimpin bisnis, kepala perusahaan, serta perwakilan organisasi komunitas bisnis dari UEA dan Indonesia.

Luhut mengatakan bahwa 16 MoU yang ditandatangani pada gelaran tersebut merupakan manfaat yang muncul dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif yang telah diadakan pada Juli 2022.

“Hal tersebut akan membuka peluang luar biasa bagi komunitas bisnis di kedua negara,” katanya.

Sementara itu, Thani menilai hubungan UEA dan Indonesia sudah kuat sejak awal. Kini, kedua negara tengah menikmati lebih banyak keuntungan dalam beberapa tahun terakhir.

“Keuntungan tersebut berkat momentum pembentukan kemitraan yang konstruktif di sektor-sektor vital,” ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau