Advertorial

Bantu Industri Tangani Tantangan Transformasi Digital, Beckhoff Luncurkan Controller Berbasis PC

Kompas.com - 01/12/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.com – Saat ini, peradaban manusia telah memasuki era digital. Sesuai namanya, era ini dipenuhi dengan fenomena peralihan teknologi dan digitalisasi sistem konvensional. Peralihan tersebut diistilahkan sebagai transformasi digital.

Contoh nyata dari transformasi digital bisa dilihat pada dunia otomotif. Saat ini, mobil telah memiliki sistem hiburan onboard. Hal ini jauh lebih canggih dari mobil zaman dahulu yang hanya memiliki hiburan berupa radio.

Ada pula perangkat smartwatch, yang dapat membuat tiruan virtual dari tubuh manusia berdasarkan data pribadi yang dihimpun.

Sektor industri pun mulai bertransformasi ke arah digital. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan media sosial dan situs web sebagai platform untuk menjajakan produk, e-commerce, layanan transportasi digital, serta akses hiburan.

Industri 4.0. Dok. Beckhoff Industri 4.0.

Di tengah digitalisasi beragam industri tersebut, terdapat sejumlah keterbatasan, terutama dalam hal industrial internet of thing (IIoT). Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan otomasi ternama asal Jerman, Beckhoff, menyediakan sistem kontrol berbasis personal computer (PC) sebagai solusi.

Untuk memaksimalkan IIoT, Beckhoff menginisiasi inovasi digital melalui TwinCAT, perangkat lunak yang dapat mengizinkan pengguna dalam mengakses sejumlah fitur, seperti programmable logic control (PLC), human machine interface (HMI), dan condition monitoring.

Founder dan Director Beckhoff Hans Beckhoff mengatakan, pihaknya menawarkan produk yang menyediakan open system berbasis perangkat lunak. Sistem ini dapat menggantikan peran perangkat keras yang umum digunakan dalam PLC.

Dengan all-in-one control tersebut, pengguna dapat mengintegrasikan banyak program dalam PC dengan cepat dan mudah.

“Kami telah melakukan kontrol berbasis PC selama hampir 40 tahun sehingga integrasi teknologi informasi (TI) teknologi operasional telah menjadi bagian dari teknologi kami selama ini,” terang Hans dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (29/11/2022).

All-in-one control TwinCAT dari Beckhoff. Dok. Beckhoff All-in-one control TwinCAT dari Beckhoff.

Tak hanya kompatibel dengan berbagai jenis fieldbus, TwinCAT juga mampu berintegrasi dengan perangkat lunak pihak ketiga, seperti supervisor, control, and data acquisition (SCADA), enterprise resource planning (ERP), dan manufacturing execution system (MES).

Kualitas sistem kontrol besutan Beckhoff tidak hanya terbatas sebagai IIoT, tetapi juga diperkuat dengan fitur EtherCAT. Apabila dikombinasikan dengan prosesor PC yang kuat, fitur ini dapat meningkatkan efisiensi mesin.

Untuk memenuhi persyaratan industri 4.0 dan IIoT yang mementingkan integrasi, Beckhoff juga menyelaraskan TwinCAT dengan berbagai protokol komunikasi IoT. Hal ini mencakup open platform communication unified architecture (OPC UA), message queueing telemetry transport (MQTT), dan tanpa perangkat keras tambahan.

Perangkat lunak tersebut juga dapat mengimplementasikan fitur-fitur canggih, seperti edge computing, analitik, dan machine learning yang jarang ditemukan di pasar PLC umum.

Seluruh fitur yang mendukung digitalisasi industri tersebut memudahkan para pelaku industri dalam mengelola bisnis dengan praktis. Tak heran, controller berbasis PC dari Beckhoff terbukti dipersiapkan untuk menjadi bagian penting dari gerakan Industri 4.0.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau