Advertorial

OJK Nyatakan BPRS Cilegon Mandiri sebagai Bank Sehat

Kompas.com - 08/12/2022, 12:29 WIB

KOMPAS.com - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, Bank Perkreditan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS CM), dinyatakan sebagai bank sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Banten, Selasa (6/12/2022).

Pada kesempatan itu, Helldy turut didampingi oleh Direksi dan Pengawas BPRS CM Novran Evriatman serta Asisten Daerah II Sekretariat Daerah Kota Cilegon Tb Dzikri Maulawardhana.

Helldy menuturkan, BPRS CM mampu menurunkan non-performing loan (NPL) dari 55,665 persen menjadi 20 persen. Ke depan, BPRS CM akan berusaha menurunkan kembali NPL ke angka ideal, yakni 7 persen sampai 10 persen.

“Tadinya, BPRS CM memiliki status dalam pengawasan OJK. Kini, status itu telah dicabut dan BPRS CM dinyatakan sebagai bank dengan status sehat,” ujar Helldy dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (8/12/2022).

Helldy melanjutkan bahwa BPRS CM yang sebelumnya mengalami kerugian sudah mencatatkan keuntungan pada bulan ini.

“Ke depan, saya mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di Kota Cilegon untuk menabung di BPRS CM karena sudah ditetapkan sebagai bank berstatus sehat oleh OJK,” tuturnya.

Pada kesempatan sama, Novran menyampaikan bahwa status sehat yang diraih BPRS CM merupakan hasil kerja keras berbagai pihak yang terlibat.

Ia pun mengapresiasi semua pihak tersebut karena membuat BPRS CM kembali mendapatkan kepercayaan dari nasabah.

"Selain itu, perhatian khusus dari Wali Kota Cilegon juga menjadi semangat kami untuk memperbaiki BPRS CM sehingga mendapatkan status sebagai bank yang sehat," ujar Novran.

Novran melanjutkan, beberapa strategi penyelesaian masalah yang telah dilakukan BPRS CM meliputi restrukturisasi, penagihan dan pemanggilan nasabah, serta perlakuan khusus terhadap nasabah.

"Dengan status sebagai bank sehat, saya berharap, target BPRS CM untuk menambah nasabah sebanyak 1.500 orang dapat terpenuhi. Dengan demikian, BPRS CM dapat bersaing dengan bank lain,” tuturnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau