Advertorial

Komitmen Penyaluran Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Perluas Wilayah Uji Coba Penerapan QR Code BBM Biosolar

Kompas.com - 23/12/2022, 18:22 WIB

KOMPAS.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melakukan perluasan wilayah uji coba Program Subsidi Tepat secara menyeluruh (full cycle) serta implementasi pengunaan kode quick response (QR) untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Biosolar di sejumlah wilayah di Jawa Tengah (Jateng) mulai Senin (26/12/2022).

Adapun wilayah tersebut meliputi Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Kudus, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Banyumas

Area Manager Community Relation & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho mengatakan bahwa kebijakan tersebut diterapkan agar pendistribusian BBM bersubsidi lebih termonitor, tepat sasaran dan tepat volume.

Hal itu sesuai arahan pemerintah yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) No 04 Tahun 2020.

Area Manager Comm Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho memantau pendistribusian BBM. Dok. Pertamina Area Manager Comm Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho memantau pendistribusian BBM.

"Pelaksanaan uji coba full cycle hanya dilakukan bagi konsumen dengan kendaraan roda empat, terutama yang menggunakan BBM produk Biosolar,” ujar Brasto dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (23/12/2022).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa masyarakat diharapkan segera melakukan pendaftaran Program Subsidi Tepat melalui situs web subsiditepat.mypertamina.id.

Setelah terdaftar, masyarakat akan mendapat kode QR melalui e-mail atau notifikasi di website tersebut. Kode QR bisa dicetak (print out) atau di-screenshot untuk digunakan di Stasiun Pengisian bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina. Mekanisme ini masih dikhususkan untuk kendaraan roda empat atau lebih.

"Satu akun di website subsiditepat.mypertamina.id dapat mendaftarkan beberapa kendaraan. Dengan demikian, satu akun dapat memiliki beberapa kode QR sesuai kendaraan yang didaftarkan," kata Brasto.

Ia mengungkapkan, konsumen Biosolar roda empat yang telah terdaftar dalam Program Subsidi Tepat mencapai 32,1 persen dari populasi sebanyak 2.403.083 kendaraan yang ada di wilayah Jateng.

Brasto juga mengingatkan masyarakat bahwa saat ini, pendaftaran Program Subsidi Tepat masih terus dibuka.

Adapun dokumen yang perlu diunggah untuk pendaftaran program tersebut adalah foto Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto diri, foto tampak depan dan belakang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), foto kendaraan tampak keseluruhan, foto kendaraan tampak depan nomor polisi, dan foto uji kendaraan bermotor atau KIR.

Pembeli menunjukan kode QR saat membeli BBM di SPBU.Dok. Pertamina Pembeli menunjukan kode QR saat membeli BBM di SPBU.

Sebagai informasi, ketentuan untuk pengguna yang berhak membeli BBM subsidi telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

Selain itu, aturan tersebut juga tertuang dalam SK BPH Migas Nomor 04/P3JBT/BPH Migas/Kom/2020 tentang Pengendalian Penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) oleh Badan Usaha Pelaksana Penugasan Pada Konsumen Pengguna Transportasi Kendaraan Bermotor untuk Angkutan Orang atau Barang.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai Program Subsidi Tepat, keluhan seputar produk, dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau