Advertorial

Jelang Tahun Baru, Pertamina Pastikan Kesiapan Layanan BBM dan LPG di Jalur Pansela Jabar

Kompas.com - 29/12/2022, 17:00 WIB

KOMPAS.com – Jelang Tahun Baru 2023, Pertamina terus memastikan bahwa ketersediaan serta penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) tetap aman. 

Adapun kesiapan layanan BBM dan LPG ditinjau langsung oleh Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Erry Widiastono dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) di jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa Barat (Jabar), Rabu (28/12/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Erry didampingi oleh Senior Vice President (SVP) Logistics Integration and Optimization Pertamina Arief Kurnia Risdianto, Executive General Manager (GM) Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Waljiyanto, tim manajemen Pertamina Patra Niaga Regional JBB, dan tim manajemen Sales Area Bandung.

Pada kunjungan pertama, Erry bertolak ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-43114 Kecamatan Surade, Kabupaten Cianjur. Kemudian, tinjauan dilanjutkan ke Pertashop 3P.46109 Kecamatan Ciheras, Kabupaten Tasikmalaya.

"Berdasarkan hasil tinjauan, kinerja tim dalam mempersiapkan suplai dan distribusi energi di sini cukup bagus. Meski demikian, melihat kondisi cuaca saat ini, saya juga menitipkan untuk mewaspadai segala kemungkinan terkait kondisi alam yang tak terduga,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (29/12/2022).

Pada kesempatan sama, Waljiyanto menyampaikan kesiapan Regional JBB dalam menghadapi perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, baik di kawasan wisata maupun wilayah dengan potensi bencana.

“Kami telah melakukan (beragam upaya) yang kami sebut sebagai Siaga 1. Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan perayaan tahunan, tetapi kami tidak lengah. Kami berfokus di kawasan wisata dan wilayah yang berpotensi terjadi bencana. Untuk kawasan wisata yang belum memiliki outlet, kami telah menempatkan SPBU modular dan motorist,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan agen dan pangkalan siaga untuk wilayah Sukabumi. Total, ada 55 agen dan 165 pangkalan di Rayon I Sukabumi, serta 43 agen dan 129 pangkalan di Rayon II Sukabumi.

“Turut disiapkan juga Stasiun Pengisian Dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Siaga. Di Rayon I Sukabumi, (kami siapkan) sebanyak 7 SPPBE public service obligation (PSO) atau subsidi dan 1 SPPBE non-PSO atau nonsubsidi. Sementara di Rayon II Sukabumi, kami siapkan 5 SPPBE PSO dan 1 SPPBE NPSO,” kata Waljiyanto.

Selain itu, Pertamina juga mendirikan Satgas Nataru sejak Kamis (15/12/2022) dan akan beroperasi hingga Minggu (8/1/2023). Satgas ini terbentuk dari tim Holding-Subholding Pertamina serta instansi terkait.

Saat ini, tim Satgas Nataru telah bersiaga di jalur strategis serta wisata untuk memastikan keandalan pasokan dan layanan BBM, LPG, dan avtur.

Satgas Nataru SAM Retail Sukabumi telah menyiapkan 11 motorist, 3 SPBU Pertamina Delivery Service (PDS), 8 SPBU Kantong, dan 8 unit Pertashop. Di wilayah Bandung, Satgas Nataru menyiagakan 10 unit SPBU dan 15 unit Pertashop. Sementara di Banten, Satgas Nataru menyiagakan 4 unit SPBU dan 2 unit Pertashop.

“Secara keseluruhan Satgas Nataru JBB telah menyiagakan 22 unit SPBU dan 25 unit Pertashop,” kata Waljiyanto.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau