Advertorial

Wasekjen PBNU Tegaskan Semua Orang Boleh Hadir di Acara Puncak Resepsi Satu Abad NU

Kompas.com - 03/02/2023, 20:21 WIB

KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rahmat Hidayat Pulungan mengumumkan bahwa acara Puncak Resepsi Satu Abad NU terbuka untuk semua warga Nahdlatul Ulama (NU) dan masyarakat umum.

Kegiatan tersebut akan diselenggarakan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Selasa (7/2/2023).

Juru bicara acara Resepsi Satu Abad NU itu mengatakan, panitia tidak mengeluarkan syarat dan ketentuan apa pun bagi masyarakat yang ingin datang ke lokasi acara.

"Kami senang dan bahagia mendengar antusiasme warga NU dan masyarakat yang berencana datang ke stadion. Ini acara tasyakuran bersama. Seperti pesan Ketua Umum PBNU Kiai Haji (KH) Yahya Cholil Staquf, acara ini dibuat untuk ngalap berkah," ujar Rahmat dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (3/2/2023).

Dalam mempersiapkan acara tersebut, lanjut Rahmat, panitia telah menyediakan desain acara yang sesuai dengan semua golongan masyarakat.

Hal tersebut juga sejalan dengan semangat NU yang selalu hadir untuk masyarakat.

“Panitia tidak membatasi kehadiran masyarakat dengan ketentuan selain yang selama ini diberlakukan. Misalnya, warga harus menggunakan gelang tertentu atau atribut lain. Tidak ada syarat seperti itu. Jadi, silakan datang dan ramaikan," kata Rahmat.

Rahmat menambahkan, acara tersebut memang memiliki ketentuan khusus. Namun, ketentuan itu hanya berlaku ketika sesi acara yang melibatkan kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

Oleh karena itu, kegiatan Puncak Resepsi Satu Abad NU juga harus menyesuaikan dengan ketentuan yang telah diatur. 

Adapun setelah rangkaian acara yang dihadiri Presiden dan Wakil Presiden usai, semua kegiatan dapat kembali ke prosedur normal.

"(Kegiatan yang melibatkan) kepala negara dan para undangan dari kalangan pejabat tinggi negara hanya di pagi hari hingga menjelang siang. Setelah itu, semua kegiatan di stadion dapat dinikmati siapa pun," tuturnya.

Untuk menghibur masyarakat yang hadir, panitia telah menyiapkan sejumlah acara menarik dan berkualitas yang bisa dinikmati selama 24 jam nonstop.

-Dok. Humas PBNU -

Sementara itu, terkait kabar yang beredar tentang adanya restriksi kehadiran orang pada Puncak Resepsi Satu Abad NU, Rahmat pun menyangkal kebenaran kabar tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pembatasan hanya diberlakukan pada sesi pagi dan hanya di dalam stadion.

Adapun agar masyarakat yang hadir di luar stadion tetap bisa menyaksikan acara yang berlangsung di dalam, panitia telah menyiapkan 80 layar light emitting diode (LED) raksasa di sekitar Gelora Delta. 

Masyarakat juga tidak perlu khawatir akan kebersihan dan konsumsi selama acara berlangsung.

Pasalnya, panitia yang terdiri dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim telah menyediakan toilet umum, konsumsi, medis, dan bazar kuliner serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Panitia sudah menyediakan fasilitas umum di sekitar Gelora Delta. Kami juga meminta semua jemaah yang hadir untuk mengenakan baju putih sekaligus membawa bendera NU dan merah putih," tutur Rahmat. 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau