Advertorial

HKI Segera Kerjakan Proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Bersama Acset dan NK

Kompas.com - 08/02/2023, 11:30 WIB

Jakarta – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mengawali kinerja 2023 dengan memperoleh kontrak baru pembangunan jalan tol selain Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Pada kontrak tersebut, HKI akan mengerjakan konstruksi Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Ruas Probolinggo-Besuki Paket II STA 09+000 – STA 20+200.

HKI melakukan pengerjaan tersebut melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Acset Indonusa Tbk (Acset) dan PT Nindya Karya (NK) dengan HKI sebagai leader.

Sebagai informasi, nilai proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Ruas Probolinggo-Besuki Paket II ditaksir mencapai Rp 1,6 triliun dengan masa pengerjaan selama 547 hari.

Adapun main road yang akan dikerjakan membentang dari Kraksaan hingga Paiton dengan jarak sekitar 11,2 kilometer (km).

Sebagai langkah awal pengerjaan proyek, HKI telah melakukan kegiatan ground breaking di Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), Senin (6/2/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, dan Bupati Situbondo Karna Suwandi.

Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) sekaligus Komisaris Utama HKI Aloysius Kiik Ro, Direktur Utama HKI Aji Prasetyanti, dan Direktur Operasi III HKI Selo Tjahjono juga turut menghadiri kegiatan tersebut.

Aji mengatakan, perolehan kontrak Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sejalan dengan misi perusahaan, yakni melakukan ekspansi pasar untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih atas kepercayaan owner kepada HKI, Acset, dan NK KSO untuk pengerjaan Jalan Tol Probolinggo Banyuwangi Ruas Probolinggo-Besuki Paket II. Ini merupakan kesempatan bagi kami, khususnya HKI, untuk berkontribusi mengerjakan jalan tol, tidak hanya di Sumatera, tetapi juga di seluruh Indonesia,” ujar Aji dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (8/2/2023).

Aji ingin HKI bisa terus mengerjakan proyek jalan tol di Indonesia.Dok. HKI Aji ingin HKI bisa terus mengerjakan proyek jalan tol di Indonesia.

Aji menambahkan, perolehan kontrak baru non-JTTS akan menjadi pemacu HKI untuk dapat melakukan ekspansi pasar lebih luas lagi. Oleh karena itu, ia pun meminta dukungan dari banyak pihak agar HKI dapat terus berkontribusi dalam pembangunan jalan tol dan jembatan di seluruh Indonesia.

Saat ini, HKI masih mengerjakan sejumlah ruas JTTS, seperti Tol Indralaya-Prabumulih yang ditargetkan dapat dibuka pada Lebaran 2023 dan mempercepat pengerjaan Tol Padang-Sicincin.

“HKI juga masih fokus menyelesaikan Tol Binjai-Pangkalan Brandan dan Tol Pekanbaru-Bangkinang. Untuk proyek non-JTTS, HKI sedang mengerjakan proyek SMO Construction Services di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Riau, serta penggantian Jembatan Callender Hamilton (CH) di Jawa," kata Aji.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau